Cerita Emak-emak saat Jadi Petugas Upacara

Jadi Pengibar Bendera, Sempat Grogi hingga Kebelet Pipis

HORMAT GRAK: Tiga emak-emak petugas pengibar bendera tengah mengibarkan Merah Putih dalam upacara memperingati Hari Kemerdekaan RI di RW 22, Lingkungan Sumberdandang, Kebonsari, Sumbersari.

RADARJEMBER.ID, JEMBER– Ada pemandangan tak biasa ketika masuk ke halaman Balai Serba Guna RW 22, Lingkungan Sumberdandang, Kebonsari, Sumbersari. Jika biasanya yang menjadi petugas upacara adalah kaum lelaki, tapi di tempat ini adalah emak emak. Kaum perempuan itu yang  didapuk menjadi petugas upacara HUT Kemerdekaan ke 74 RI, Sabtu (17/8) pagi.

Upacara bendera dalam rangka memperingati HUT RI ini tentu berbeda dengan tempat lainnya. Karena biasanya petugas upacara semuanya laki laki. Tapi di RW 22 ini, malah emak-emak yang menjadi petugas, sementara bapak-bapak justru bertugas sebagai padua suara.

Meski, Inspektur Upacara adalah ketua RW Zaenal Arifin. Tapi ajudannya adalah perempuan. Demikian juga petugas pembaca UUD 45, serta petugas pengibar bendera. Semuanya adalah emak-emak. Padahal menjadi petugas pengebar bendera ini merupakan tugas berat. Karena mereka harus fokus.

Nurul Kinansih, salah satu petugas pengibar bendera mengaku untuk bisa menjadi petugas pengibar bendara ini dirinya sampai enam kali latihan selama dua minggu. Karena biasanya, setiap mengadakan upacara petugas pengibar bendera adalah bapak-bapak. “Alhamdulillah, saya bisa sukses melaksanaakn tugas sebagai pengibar bendera,” ujar Nurul.

Kendati begitu, Nurul mengaku sempat grogi. Bahkan, sebelum pelaksanaan upacara dia merasa mau kencing terus karena deg-degan dan khawatir pelaksaan upacara tak berjalan lancar. “Alhamdulillah, tugas yang kami lakukan bersama dua emak-emak lainnya berjalan lancar,” bangganya.

Sementara Ketua RW 22 Lingkungan Sumberdandang, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari Zaenal Arifin mengatakan, upacara untuk tahun ini memang diubah. Kalau upacara tahun sebelumnya petugas upacara oleh bapak-bapak dan remaja di RW 22. “Namun, untuk tahun ini memang sengaja memilih emak-emak sebagai petugas upacara,” ungkapnya.

Tak hanya petugas upacara, pesertanya kebanyakan juga emak-emak. Karena kebanyakan para suaminya mengikuti upacara di kantornya masing. Upacara ini diikuti oleh seluruh warga di 5 RT di RW 22 Lingkungan Sumberdandang. “Upacara memperingati HUT Kemerdekaan RI ini sudah berjalan yang ketiga kalinya,” pungkas Zaenal. (*)

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih