Sabu-Sabu Didrop dari Madura

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejak digalakkan darurat nar­koba pada tahun 2016 lalu, upaya pemberantasan memang gencar dilakukan di Lumajang. Tapi, bukan berarti Lumajang bebas dari barang haram tersebut.

Kemarin terbongkar jaringan terbesar. Melibatkan pengguna dari oknum Kejaksaan Negeri Lumajang. Polres yang mendapat infor­masi itu melakukan penggere­bekan pelaku pengedar di salah satu rumah di Kelurahan Rogo­trunan.

Hasilnya, barang bukti seberat kurang lebih satu ons ditemukan. Sepanjang penang­kapan selama ini, itu merupakan penangkapan terbesar di Lumajang.Setidaknya, puluhan gram sabu yang terbungkus plastik beserta timbangannya berhasil diaman­kan.

Pelaku diduga sudah me­miliki jaringan yang kuat di Lumajang. Pasalnya, barang itu dibawanya dari Madura dalam jumlah tidak sedikit. “Pasti sudah banyak jaringan di sini, soalnya dia berani bawa banyak,” ujar AKBP Arsal Sabhan, Kapolres Lumajang.

Kondisi itu sangat meng kha­wa tirkan apabila barang tersebut berhasil beredar di masyarakat. “Ada 77,7 gram sabu­-sabu yang ditemukan,” tambahnya.

Sisanya, dari satu ons tersebut dipakai berpesta oleh oknum jaksa.Menurut Arsal, kemungkinan besar, temuan ada kaitannya dengan gembong narkoba yang sudah diungkap Polda Jawa Timur, beberapa hari lalu.

Apalagi, barang yang diamankan cukup banyak dan pelaku berasal dari Kecamatan Sokobana, Kabupaten Sampang, Madura. “Ini patut di duga jaringan dari sana. Terus dia lari ke sini,” tambahnya.

Menurut pengakuan Ali Wafa, pelaku pengedar sabu­sabu itu sedang menunggu orang lain mengambil sabu tersebut. Dia mengaku diutus oleh seseorang dari Kecamatan Sokobana, Madura. “Rencana barang itu ada yang jemput nanti,” pungkasnya.

IKLAN

Reporter : mg2

Fotografer : mg2

Editor : Hafid Asnan