Kisah Balita yang Ditemukan Memeluk Jenazah Bapaknya

Saat Terbangun Mencari Almarhum Ayahnya

MEMBAIK: Kondisi balita berusia 14 bulan, N, yang ditemukan bersama jenazah ayahnya mulai membaik. Kini, bocah itu dirawat tetangga dan menunggu dijemput keluarga orang tuanya.

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Kondisi balita berusia 14 bulan yang terjebak selama tiga hari di dalam kamar bersama jenazah ayahnya, mulai membaik. Kini, balita berinisial N itu diasuh tetangganya. Sementara jenazah Fauzi, 40, sang ayah, masih berada di kamar mayat RSD dr Soebandi Jember menunggu dijemput keluarganya dari Banyuwangi.

Saat ini, bocah yang sebelumnya tinggal berdua bersama mendiang ayahnya di Perumnas Kaliwining Asri, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji itu, mulai mau doyan makan nasi dan susu. Sebelumnya, dia muntah saat disuapi nasi dan hanya bisa minum air gula. Sementra kakinya melepuh akibat cairan tubuh jenazah ayahnya selama berada di dalam kamar bersama jasad orang tuanya tersebut.

“Dia memanggil-manggil ayahnya dan merangkak ke arah suami saya yang tidur,” ujar Anik, tetangga yang merawat N. Menurutnya, N sempat terbangun di sela tidurnya dan mencari mendiang sang ayah.

baca : Meninggal Tiga Hari, Dipeluk Anaknya yang masih Balita

Kanit Reskrim Polsek Rambipuji Aipda Muhammad Slamet menuturkan, balita N menunggu dijemput keluarga ibunya dari Sragen Jawa Tengah. Untuk sementara waktu, bocah itu diasuh tetangga. Sebab, ibu N dan istri korban, Sulastri, bekerja di Taiwan sejak lima bulan lalu.  Sementara jenazah korban menunggu dijemput keluarganya dari banyuwangi. “Bagi keluarga yang akan menjemput N harus melalui polisi dulu,” ujar Slamet.

Sebelumnya, N ditemukan lemas memeluk jenazah ayahnya yang diduga telah meninggal selama tiga hari. Balita ini terkurung di dalam rumahnya tanpa makan minum. Sejauh ini, penyebab kematian korban masih menunggu hasil otopsi dari RSD dr Soebandi Jember. (*)

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih