Pemain Berharap Dukungan Berni di Kandang

MASIH BOIKOT: Suporter fanatik Persid Jember, Berni, masih memboikot semua laga kandang Persid di Stadion Jember Sports Garden (JSG) musim ini.

RADAR JEMBER.ID – Laga kandang perdana Persid Jember dalam kompetisi Liga 3 Jawa Timur, Jumat (9/8) pekan lalu, terasa hambar. Kendati berjuluk Macan Raung itu berhasil mengamankan tiga angka di kandang sendiri atas tamunya Persebo Muda Bondowoso dengan skor 5-1 (1-0).

Atmosfer hambar itu lantaran tak ada ingar bingar nyanyian dan dukungan dari suporter setianya, Berni dan Bernina. Sebab, mereka menggelar aksi boikot. Aksi itu digelar di luar stadion. Namun, boikot itu hanya berlaku di laga kandang saja. Berni, tetap mengawal serta mendukung Persid saat laga tandang.

Aksi ini memantik reaksi pemain Persid. Mereka menyayangkan aksi Berni. Sebab, dukungan dan semangat Berni sangat berarti bagi skuad Persid yang saat ini didominasi pemain muda, dan hanya menurunkan tiga pemain senior saja.

Iwan Sampurno, salah satu pemain senior Persid sekaligus kapten tim, berharap dukungan Berni dan Bernina kembali datang saat pertandingan laga kandang Persid di Stadion Jember Sports Garden (JSG) Ajung. “Menurut saya, tanpa kehadiran Berni, tentu berpengaruh. Karena kami juga butuh support mereka untuk mendongkrak mental rekan-rekan,” beber pemain di posisi gelandang bertahan ini.

Sebab, sebuah klub tanpa suporter, kata dia, ibarat sayur tanpa garam. Menurutnya, suporter bisa membuat pemain di lapangan lebih semangat lagi, karena mereka dikenal sebagai pemain ke-12. “Saya meminta, selaku kapten tim, Berni hadir di pertandingan selanjutnya. Ini permintaan saya mewakili pemain yang ada,” imbuh pemain yang musim lalu juga menjadi pilar Persid ini.

Iwan menambahkan, dia bersama rekan-rekan lainnya juga bertekad mengevaluasi permainannya untuk laga selanjutnya. Dalam pertandingan ketiga Persid nanti, mereka bakal bertandang ke Stadion Semeru, 25 Agustus mendatang. Persid akan meladeni permainan tuan rumah, PSIL Lumajang. Wacana yang beredar, Berni tetap akan mengawal Persid saat ke Lumajang. Sebab, itu merupakan laga away yang kedua setelah bertandang ke Banyuwangi, Minggu (4/8) lalu.

Di klasemen sementara Grup E, Persid masih bertengger menjadi capolista klasemen. Bermain dua kali, tim asuhan Ahmad Jaenuri ini meraih sekali seri dan sekali menang dengan total poin empat. Sedangkan di peringkat kedua, PSIL Lumajang masih membuntuti dengan raihan tiga poin hasil sekali pertandingan. (*)

IKLAN

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Mahrus Sholih