Maling dan Penadah HP Dibekuk

DIGELANDANG: Tersangka Moh Vicky Fransistoni saat menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Reskrim Polsek Sumbersari.

RADAR JEMBER.ID – Unit Reskrim Polsek Sumbersari berhasil meringkus dua orang yang diduga kuat pelaku pencuri HP (ponsel) dan penadahnya. Keduanya yakni Moh Vicky Fransistoni, 21 tahun, warga Dusun Jeding, dan Basri, 41 tahun, warga Dusun Krajan, Desa Sumber Pinang, Kecamatan Pakusari. Mereka ditangkap petugas di lokasi dan waktu yang berbeda.

Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita dua buah ponsel yang diduga kuat merupakan hasil curian. Keduanya langsung digelandang ke Mapolsek Sumbersari untuk menjalani pemeriksaan. Saat itu juga, penyidik menetapkan keduanya sebagai tersangka dan dijebloskan ke dalam sel tahanan mapolsek.

Berdasarkan informasi di lapangan, pertama kali polisi menangkap Basri yang menjadi penadah ponsel curian. Diikuti dengan penangkapan Moch Vicky Fransistoni. Saat itu, polisi mendapati Basri memiliki ponsel yang diduga kuat hasil curian. “Saat diinterogasi petugas, Basri mengaku membeli HP itu dari tersangka Vicky. Tak hanya sekali, Basri sudah tiga kali membeli HP kepada tersangka tanpa kelengkapan kotak dan buku panduan, dengan harga murah,” ujar Kapolsek Sumbersari, Kompol Faruk Mustafa Kamil.

Setelah mendapat pengakuan itu, selanjutnya polisi langsung meringkus Vicky yang juga merupakan residivis karena kasus curanmor. Dari hasil keterangan tersangka, didapati fakta bahwa ponsel yang dia curi dijual secara langsung dan secara daring (online) melalui media sosial.

Menurut Faruk, modus yang dilakukan tersangka Vicky adalah masuk ke dalam kos-kosan dan berpura-pura kenal dengan korban yang tinggal di lokasi tersebut. “Begitu situasi aman, tersangka langsung mengambil tiga ponsel yang ada di dalam kamar kos korban,” ujarnya.

Korban pencurian adalah Kurnia Ali Pranoto, 19 tahun, warga Perumahan Kodam V Brawijaya, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates. “Korban kehilangan 3 ponselnya dengan kerugian sekitar Rp 3,5 juta,” imbuhnya. Saat ini, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut, karena ada indikasi tersangka pernah beraksi di tempat lain di wilayah hukum Polres Jember. (*)

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti