Wotgalih Mulai Diserbu Penggarap Semangka Luar Daerah

SUBUR: Tanaman semangka yang tumbuh subur di kawasan pesisir selatan Lumajang, tepatnya di Desa Wotgalih.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pantai selatan Lumajang memiliki prospek tinggi  tanaman hortikultura. Salah satunya adalah buah semangka yang bisa tumbuh subur. Sampai-sampai, penggarap dari luar daerah berdatangan untuk menyewa lahan.

Kawasan yang sudah terbukti menjadi penghasil semangka terbaik di Lumajang adalah Desa Wotgalih. “Daerah tersebut memang penghasil semangka terbanyak,” ucap Suyitno, Kabid Kelembagaan Dinas Pertanian Lumajang. Dia menuturkan, suburnya tanaman buah di sana membuat pemodal dan peggarap luar daerah berdatangan dan mengantre.

Tak sedikit penanam dari luar daerah yang menyewa lahan dan menanam semangka di sana. Maklum saja, sebab, jika bicara keuntungan, ternyata tidak sedikit. Dari tahun ke tahun selalu ada peningkatan. Baik produksi maupun peningkatan keuntungan.

Tak salah jika lahan pertanian semangka ini membuat penghasil utama terbesar se-Kabupaten Lumajang.Dia menuturkan, luas keseluruhan kebun semangka yang ada di Kabupaten Lumajang mencapai 721 hektare.

Setiap tahun terus berkembang sampai luas panennya meluas menjadi 999 hektare. “Semangkanya mayoritas yang berwarna kuning dan besar-besar,” tambahnya.

Usia panen buah ini tidak lama. Hanya berselisih 2 bulan sekali. Namun, jika dari awal masa menanam bibit hingga panen, bisa sampai 4 bulanan. Usia panen sangat berpengaruh terhadap kualitas dari buah sendiri.

Hitungan yang baik untuk memanen semangka adalah berumur 2 bulan 5 hari. Dia menyebutkan bahwa sekali panen bisa lebih dari 15 ton dalam total keseluruhan

IKLAN

Reporter : mg3

Fotografer : mg3

Editor : Hafid Asnan