Mertua dan Menantu Dibacok Tetangga

Satu Pelaku Kabur, Diduga karena Sengketa Tanah

DIRINGKUS: Amir, 22 tahun, ketika diringkus Polres Lumajang setelah melakukan pembacokan terhadap Dulhari dan Niman, warga Klakah.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Aksi sadis terjadi sore kemarin di Desa Sruni, Kecamatan Klakah. Yakni menimpa Niman dan Dulhari, mertuanya, yang dibacok dua orang tetangganya, yakni Amir dan Kusnadi.

Meski pelaku berdalih tersinggung saat berpapasan kendaraan, namun kuat dugaan karena sengketa tanah.Dari kejadian itu, mertua dan menantu tersebut mengalami luka serius. Keduanya segera diselamatkan dengan dibawa ke RS Haryoto Lumajang untuk mendapat perawatan intensif.

Informasi yang berhasil dihimpun RadarJember.id, setidaknya ada dua pelaku yang diduga terlibat dalam tindakan pembacokan ini. Namun, hanya satu pelaku yang berhasil diamankan. Satunya berhasil melarikan diri.

Salah satu pelaku, Amir, 22 tahun, mengaku tindakan nekatnya bermula dari perbuatan Niman. Lelaki berumur 42 tahun itu, kata Amir, sempat menyinggung perasaannya saat mengendarai sepeda motor. Karena tersinggung, Amir mengajak Kusnadi mendatangi rumah Niman, yang tinggal serumah bersama Dulhari.

Di sana, Amir ditemui Dulhari. Seketika itulah Amir membacok Dulhari saat melihat Niman mengeluarkan celurit. Niman yang mendekat lang-sung disambut celurit Kusnadi, kerabat Amir. Akibat kejadian itu, warga kampung tersebut di buat geger. Sebab, kedua korban berlumuran darah setelah kedua pelaku melarikan diri.

Kedua korban langsung dilarikan ke RSUD dr Haryoto untuk menjalani perawatan. “Sore itu juga, keduanya langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar keluarga korban saat ditemui di RS Haryoto Lumajang.

Nyawa kedua korban berhasil diselamatkan setelah mendapat perawatan intensif. Di sisi lain, meskipun sempat melarikan diri, pelaku berhasil diamankan, yakni Amir. Dia dibekuk di rumah saudaranya yang berada di Klakah. Sedangkan Kusnadi berhasil kabur. “Hanya satu pelaku yang sementara ini kami amankan,” ujar AKBP Arsal Sabhan, Kapolres Lumajang.

Arsal menjelaskan, beberapa hari lalu pihaknya memang mendapat laporan dari keluarga korban terkait sengketa tanah. “Ini indikasinya, mungkin ini yang menjadi motif pembacokan. Kami akan lakukan pendalaman,” pung-kasnya.

IKLAN

Reporter : mg2

Fotografer : mg2

Editor : Hafid Asnan