Jalur SBMPTBR, Kesempatan Terakhir Masuk Unej

Kuota Mahasiswa Tersisa 20 Persen

MENUNGGU ANTRIAN: Puluhan calon mahasiswa Universitas Jember (Unej) tengah mengurus pemberkasan dan daftar ulang Jalur SBMPTBR di samping Gedung Soetardjo Unej

RADAR JEMBER.ID – Jalur masuk perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Besuki Raya atau SBMPTBR menjadi kesempatan terakhir bagi para calon mahasiswa jika ingin kuliah di Universitas Jember (Unej). Sebab, dari total kuota yang disediakan, pihak kampus hanya menyisakan sekitar 20 persen untuk jalur masuk yang terakhir ini.

Kabag Humas dan Protokol Unej Agung Purwanto mengatakan, disediakannya kuota 20 persen pada jalur SBMPTBR itu, mahasiswa diberikan kesempatan untuk verifikasi daring (online) mulai 31 Juli hingga 7 Agustus lalu. “Sedangkan untuk daftar ulang atau registrasinya pada 12-14 Agustus. Tanggal 15 Agustus itu diperuntukkan bagi yang diterima cadangan,” katanya.

Agung menjelaskan, bagi mereka yang tidak melakukan verifikasi daring pada tanggal yang sudah ditetapkan, baik jalur mandiri ataupun SBMPTBR, maka status mereka akan digantikan oleh calon mahasiswa cadangan. “Jadi, untuk jalur terakhir ini, Unej mengumumkan calon mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SBMPTBR, juga menyiapkan cadangan untuk mengisi bila ada kekosongan,” jelasnya.

Menurutnya, langkah pihak kampus yang menyediakan kuota cadangan adalah untuk mengantisipasi apabila ada yang tidak melakukan verifikasi daring ataupun daftar ulang. Mengingat, SBMPTBR itu adalah jalur yang terakhir untuk masuk perguruan tinggi negeri, termasuk salah satunya masuk ke Unej. “Jalur masuk perguruan tinggi negeri se-Indonesia itu ada tiga. Yaitu jalur undangan atau rapor, jalur UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer), yang terakhir adalah jalur mandiri,” jelasnya.

Dia berharap, para calon mahasiswa bisa benar-benar memanfaatkan kesempatan yang ada. Sebab, tak semua dari pendaftar memiliki nasib baik, sehingga bisa lolos dan diterima di kampus negeri. “Untuk mereka yang gagal ikut seleksi, ke depan harus lebih mempersiapkan diri. Terlebih belajar, soal-soal UTBK yang disediakan oleh masing-masing perguruan tinggi,” (*)

IKLAN

Reporter : Maulana

Fotografer : Maulana

Editor : Mahrus Sholih