Dorong Inovasi dan Pengembangan Potensi Desa

FOKUS: Sejumlah perangkat desa dan kecamatan tengah mendengar pemaparan dari pemateri soal inovasi dan strategi pengembangan potensi desa mereka masing-masing di salah satu rumah makan di Kecamatan Bangsalsari

RADAR JEMBER.ID – Sekitar 90-an peserta yang terdiri dari perangkat desa, perangkat kecamatan dan tokoh masyarakat, mengikuti Bursa Inovasi Desa (BID) yang berlangsung di aula salah satu rumah makan di Kecamatan Bangsalsari, kemarin (13/8). Acara yang dikemas dalam bentuk pembekalan itu bertujuan mendorong desa agar mampu mengoptimalkan segala potensi yang ada.

“Para peserta berasal dari unsur kades, BPD, camat, para pengamat, dan lain-lain. Nanti itu akan membantu dan mendorong pemaksimalan Anggaran Dana Desa (ADD),” kata Totok Hermanto, ketua panitia acara. Dia menambahkan, dari sekian peserta yang hadir, mereka berasal dari beberapa kecamatan, seperti Umbulsari, Bangsalsari, Semboro, Tanggul, dan Kecamatan Sumberbaru.

Dia juga menjelaskan, kegiatan BID terdiri dari berbagai pembahasan. Mulai dari seputar infrastruktur, kewirausahaan, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM). Dari masing-masing bursa itu, setiap desa akan dipandu dengan video dan narasi pembelajaran berdasarkan menu nasional ataupun lokal. “Tiap desa bisa memilih inovasi mana yang cocok untuk desa mereka. Kemudian mereka bisa mengadopsi salah satu inovasi yang bisa diterapkan pada APBDes dan ADD-nya,” tambahnya.

Untuk kelanjutan dari program itu, lanjutnya, masing-masing bursa telah disediakan seorang pemandu untuk bimbingan teknis. Harapannya, program inovasi desa itu masing-masing desa-desa mampu lebih berkembang dan bisa berinovasi.

Selain itu, dalam menganggarkan dana-dana ADD sesuai dengan peraturan yang sudah ada. “Makanya, BID dilaksanakan sebelum adanya musyawarah desa dan musyawarah rencana pembangunan desa. Sehingga pada 2020 mendatang, ada salah satu inovasi desa dari bursa ini yang bisa dimasukkan ke ADD 2020,” imbuhnya. (*)

IKLAN

Reporter : Maulana

Fotografer : Maulana

Editor : Mahrus Sholih