Bupati Rencana Bentuk Satgas untuk Meminimalisasi Investasi Koperasi Bodong

LUMAJANG,RADARJEMBER.ID – Praktik investasi bodong berkedok koperasi akhir-akhir makin marak. Kebe ra daannya terkuak setelah ada laporan di Polres Lumajang. Tidak sedikit masyarakat terlena dengan iming-iming keuntungan berlipat.

Kondisi itu mendapat perhatian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Jember. Siang kemarin, mereka datang ke Lumajang menemui Bupati Thoriqul Haq. Bahkan, Kapolres Lumajang M Arsal Sahban juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Seusai pertemuan yang digelar lebih dari satu jam itu, bupati sedia mem berikan penjelasan. Dijelaskan bahwa biasanya yang menjadi target koperasi bodong tersebut rata-rata masyarakat awam, dengan cara mengajak ber investasi.

Mereka tergiur dengan tawaran nominal yang fantastis dari koperasi-koperasi tersebut. “Sejak awal, ma-syarakat harus waspada dengan itu. Jangan mudah tergiur,” ujar Cak Thoriq, sapaan akrab Bupati Lumajang.

Cak Thoriq menjelaskan, saat ini ada sebanyak 1.500 orang sudah tergabung dalam investasi di koperasi bodong milik salah seorang warga Lumajang. Ribuan orang itu tersebar di seluruh wilayah Lumajang. “Padahal, koperasi itu sudah berjalan selama belasan tahun,” tambahnya.

Untuk menghindari kejadian serupa, pihaknya berencana membentuk satuan tugas (satgas). Tujuannya untuk mengawasi koperasi-koperasi yang marak di Lumajang. Hal tersebut dilakukan juga untuk mengantisipasi kejadian serupa yang sudah telanjur terjadi.

IKLAN

Reporter : mg2

Fotografer : Humas Pemkab Lumajang for Radarjember.id

Editor : Hafid Asnan