IAIN Jember Mou dengan Cotabato CSPC Filipina

JALIN KERJA SAMA: Para pejabat IAIN Jember menunjukkan berkas MoU dengan CCSPC Filipina.

RADAR JEMBER.IDGuna memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) civitas akademica, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menandatangani sertifikat kerja sama dengan Cotabato City State Polytechnic College (CCSPC) Filipina. Penandatanganan kerja sama itu dilakukan langsung Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto dengan Presiden CCSPC Filipina Dammang S Bantala, Ph.D.

Ada tiga fokus kerja sama yang akan dilakukan. Di antaranya pertukaran mahasiswa dan dosen, serta riset kolaborasi. “Ini merupakan bagian ikhtiar kita untuk melebarkan jaringan, serta dalam rangka meningkatkan kualitas SDM kampus kita,” kata Prof Babun Suharto.

Menurut Prof Babun, selama ini IAIN Jember sudah menjalani kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi luar negeri, seperti di Thailand, Malaysia, dan Singapore. “Saat ini kita sudah menjangkau ke Filipina. Ke depan akan terus kita kembangkan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi luar negeri di sejumlah negara,” tambahnya.

Prof Babun menambahkan, khusus untuk kerja sama dengan CCSPC Filipina, akan ditindaklanjuti dengan pertukaran mahasiswa terlebih dahulu. “Kita akan awali dengan pertukaran mahasiswa, seperti yang kita lakukan dengan beberapa negara. Baru setelah itu, kita akan kembangkan dengan riset kolaboratif antardosen. Karena di beberapa perguruan tinggi, seperti Malaysia dan Thailand, kita sudah menyelenggarakan riset kolaborasi,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden CCPSC Dammang S Bantala mengucapkan terima kasih kepada civitas academica IAIN Jember, yang telah menjalin kerja sama dengan pihaknya. “Di kampus kita ada program studi pascasarjana dan doctoral. Untuk itu, kita membuka diri jika ada mahasiswa dan dosen IAIN Jember yang ingin melanjutkan ke kampusnya,” katanya.

Dammang berharap, penandatanganan kerja sama tersebut bisa segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret, seperti pertukaran mahasiswa. “Kita berharap ini (MoU) akan segera bisa ditindaklanjuti, misalnya dengan pertukaran pelajar, dosen, dan riset kolaboratif,” pungkasnya. (*)

IKLAN

Reporter : Bagus Supriadi

Fotografer : Istimewa

Editor : Bagus Supriadi