Epilepsi Kambuh, Terserempet Sepur Lalu Meninggal

TAK BISA DISELAMATKAN: Setelah menjalani perawatan di IGD RSD dr Soebandi, Anang, korban terserempet KA Logawa akhirnya meninggal. Diduga, saat kejadian penyakit epilepsinya kambuh.

RADARJEMBER.ID, JEMBER– Gara-gara epilepsinya kambuh, Anang, warga Dusun Manggis, Desa/Kecamatan Sukorambi, harus dilarikan ke IGD RSD dr Seobandi Jember. Tak hanya itu, pemuda 22 yang saat ditemukan tergeletak di pinggir rel ini diduga terserempet KA Logawa dari Surabaya-Jember, Minggu (4/8) pukul 19.30 WIB.

Kali pertama korban ditemukan saat KA Logawa berhenti di perlintasan Gudang Alfa Mart. Saat itu juga, masinis dan dan kru KA Logawa keluar untuk memastikan ada atau tidaknya orang yang terserempet kereta. “Ternyata benar. Kalau ada orang yang terserempet kereta,” ujar Bagus, 24, satpam di dekat lokasi kecelakaan.

Selanjutnya, saksi yang merupakan warga Dusun Babatan, Desa/Kecamatan Jenggawah ini langsung mendekati korban yang tergeletak dipinggir rel. Kemudian, dia melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kaliwates. Anggota polisi yang menerimaa laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. “Korban yang saat itu masih sadar dilarikan ke IGD RSD dr Soebandi Jember,” ujar Kompol Supadi, Kapolsek Kaliwates.

Menurut dia, korban ditemukan sudah tergeletak di pinggiv rel. Setiap hari, korban ini keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarganya. “Sebelum ditemukan tergeletak, korban juga terlihat sudah mondar mandir di belakang SPBU Mangli, Kaliwates,” ujar Supadi.

Setelah mendapatkan perawatan medis di IGD RSD dr Sobendi, korban akhirnya meninggal. “Diduga, saat melintas di tengah rel, penyakit epilespinya kambuh,” pungkas Kapolsek. (*)

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih