Bakal Maksimalkan Produksi Pertanian

LPM Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto. Dengan melihat potensi pertanian di sana, bupati mulai berusaha mendorong agar bisa dioptimalkan lagi.

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Produksi pertanian yang melim­pah rupanya tidak sebanding dengan penghasilan yang diperoleh petani. Rata­rata petani cenderung menjual hasil tani yang masih berupa gabah. Padahal, jika dimaksimalkan dengan mengolah hasil pertaniannya secara mandiri, petani bisa dapat untuk berlipat.

Produksi hasil tani yang melim­pah dengan pengelolaan seperti itu akan unggul dan memiliki nilai tambah. Melihat potensi di sektor pertanian sangat besar, pemerintah sadar akan terus melakukan optimalisasi.

Bupati Thoriqul Haq menga­takan, hasil produksi hasil tani Lumajang akan dimaksimalkan. Bahkan, pihaknya bangga dengan pengelolaan yang di lakukan Lembaga Pangan Masyarakat (LPM) Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto. “Proses pengelolahan yang dilakukan menghasilkan keunt­ungan berlipat­lipat,” ujarnya saat melakukan kunjungan, kemarin.

Kelompok tani tersebut tidak langsung menjual hasil taninya yang berupa gabah. Bahkan, mereka mengelola hasil tani sampai proses penjualan. Dan itu dilakukan secara mandiri, mulai dari penanaman, pemupukan, panen, hingga penjualan. “Jadi ini contoh konkret yang nyata, kelompok tani yang mandiri mengelola hasil pertanian,” tambahnya.

Menurutnya, hal itu, meru pakan usaha yang telah terkon solidasi dengan baik, sehingga hasilnya tidak sekadar unggul, tetapi mendapatkan nilai tambah. Kelompok tani ini dinilai man­diri. Pasalnya, perolehan insen­tif pupuk yang menjadi kompos produksi pertaniannya, tidak membutuhkan biaya yang begitu besar, sehingga tidak ter bebani dengan pembiayaan yang harus dikembalikan dari perencanaan produksinya.

IKLAN

Reporter : mg2

Fotografer : Humas Pemkab Lumajang for Radarjember.id

Editor : Hafid Asnan