Masjidilharam Jadi Lautan Manusia

Melihat Kakbah dari Kejauhan

BERJUBEL: Foto yang diambil saat pemutaran video suasana tawaf di Masjidilharam. Tampak seperti lautan manusia. Tak sedikit jamaah haji asal Jember yang berusia lanjut diarahkan tawaf di lantai atas.

MAKKAH, RADAR JEMBER.ID – Penuh dan sesak menjadi suasana Masjidilharam hampir setiap hari. Tak sedikit jamaah haji asal Jember yang berusia lanjut hanya bisa melihat kakbah dari kejauhan di lantai atas. Bahkan, Masjidilharam sekarang seperti lautan manusia.

Laporan jamaah haji kloter 44, Sofyan Hadi, kondisi Masjidilharam begitu padat. Jamaah haji dari berbagai penjuru negara telah tiba. Bahkan, untuk menunaikan salat fardu berjamaah di Masjidilharam susah, karena terlalu banyak manusia. Dia mengaku, jamaah haji Jember yang secara fisik kurang kuat, seperti usianya telah renta sangat sulit untuk menunaikan ibadah di lantai dasar Masjidilharam. “Mereka diarahkan ke lantai dua sampai lantai lima,” ujarnya.

Pemandangan dari atas tersebut menunjukkan Masjidilharam dipenuhi umat muslim untuk menunaikan ibadah haji. Bahkan, untuk mendekat kakbah dengan menyentuh dinding, mencium Hajar Aswad atau salat di Hijir Ismail butuh perjuangan ekstra.

“Juga butuh keikhlasan, kesabaran, dan tawakal,” tutur pria yang berprofesi sebagai dosen di IAIN Jember ini. Dia menambahkan, untuk kondisi tempat menginap jamaah haji Jember di Hotel Arkan Barkah, cukup baik. Meski, pada saat mendekati waktu salat fardu jamaah harus atrea di lift.

Boby Muhammad Jaya Hartono, jamaah haji dari Balung mengatakan, kondisi jamaah haji Jember sebagian besar sehat dan sangat antusias menunaikan ibadah haji. Bahkan, kata dia, kemarin siang sudah ada rapat koordinasi pelaksanaan wukuf untuk kloter 44 rombongan 10. Rapat wukuf dipimpin oleh Sultonudin dari Kementrian Agama Jember. “Insyaallah wukuf dilaksanakan tanggal 10 Agustus,” paparnya. (*)

IKLAN

Reporter : Dwi Siswanto

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih