Pejabat dan Politisi Diminta Upgrade Ilmu Pemerintahan

TIDAK PAHAM: Titin Purwaningsih (kiri) dan Utang Suwaryo (kanan), menyoroti masih banyaknya pejabat dan politisi yang tidak dipaham tentang ilmu pemerintahan dan politik. Pernyataan itu disampaikan ketika menggelar konferensi pers di acara ICOGISS 2019, di Universitas Muhammadiyah Jember.

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Penguasaan ilmu politik dan pemerintahan mutlak dimiliki oleh seorang pejabat. Apalagi saat ini pejabat berasal dari berbagai disiplin keilmuan. Jika ilmu pemerintahan itu tak diupgrade maka berdampak terhadap kurang maksimalnya pelayanan publik.

Hal itu dikatakan Utang Suwaryo, Ketua Kesatuan Program Studi Ilmu Pemerintahan Indonesia (KAPSIPI), menjelang digelarnya kegiatan International Conference on Governmence Innovation Social Sciences (ICOGISS) 2019, di Universitas Muhammadiyah Jember, 2-3 Agustus 2019.

“Ketika pejabat itu mengantongi ilmu politik dan pemerintahan, maka pejabat tersebut berhasil menjalankan roda pemerintahan. Jangan ogah-ogahan untuk belajar dan belajar. Karena hakekatnya Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan pelayan masyarakat,” jelasnya, di hadapan para wartawan.

Sementara itu, Titin Purwaningsih, Ketua Assosiasi Dosen Ilmu Pemerintahan Seluruh Indonesia (ADIPSI) menyebut, minimnya pengetahuan ilmu pemerintahan dan politik tidak saja dari kalangan pejabat pemerintah daerah, namun hal serupa bisa dilihat mereka yang terpilih sebagai wakil rakyat di gedung dewan.

“Maka tidaklah mengherankan bila anggota DPR kurang bisa melakukan inovasi. Hal ini dikarenakan mereka sama sekali tidak paham apa itu ilmu politik dan pemerintahan,” ungkap Titin. (*)

IKLAN

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Mahrus Sholih