Sejumlah Bacakades Petahana Tak Lolos Seleksi

Menangis Lihat Pengumuman

BERPELUKAN: Faisal, bacakades Randuagung menangis karena tak percaya dirinya bisa lolos seleksi tes tulis di Pemkab Jember

RADAR JEMBER.ID – Tangis haru mewarnai pengumuman seleksi bakal calon kepala desa (bacakades) di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, kemarin (30/7). Dari 109 orang yang mengikuti tes tulis, di antara mereka ada yang terlihat semringah, bermimik datar, hingga menunjukkan rasa kecewa dan pasrah karena tidak lolos menjadi cakades.

Salah satu bacakades yang menangis yaitu Faisal Amir, 36, asal Desa Randuagung, Kecamatan Sumberjambe. Begitu melihat namanya lolos di layar lebar, pria ini langsung memeluk warga yang mendampinginya. Dia pun tak bisa menyembunyikan rasa harunya meski banyak bacakades atau orang lain di aula tersebut.

Faisal mengaku, ia menangis karena tidak menyangka bisa lolos dalam tes tulis bersama empat bacakades lain. “Jujur, saya terharu. Saya hanya lulusan SMP dan tidak menyangka bisa lolos,” katanya kepada wartawan Radarjember.id.

Sebagai pekerja serabutan, Faisal hanya bisa pasrah saat memasuki ruang tes tulis. Apalagi, dirinya hanya mendedikasikan hidupnya sebagai seorang relawan yang membantu orang-orang miskin di desanya.

Begitu disinggung terkait sumbangan pilkades nanti, Faisal mengaku, dirinya merupakan salah satu warga miskin di desanya. Lebih jauh, terkait dana sumbangan pihak ketiga yang harus dibayarkan, Faisal menyebut, belum ada musyawarah desa (musdes) yang memutuskan besaran anggaran biaya sumbangan calon atau pihak ketiga.

“Musdes terkait anggaran di desa saya masih belum. Saya berharap, anggarannya terjangkau, kalau bisa gratis, dan yang terpenting disepakati bersama oleh semua calon,” jelasnya.

Beberapa bacakades lain yang dinyatakan lolos seperti Faisal tampak semringah begitu keluar dari Aula PB Soedirman. Mereka pun menyapa para pendukungnya yang menunggu di sekitar kantor pemkab. Namun demikian, tidak semuanya berwajah ceria. Sejumlah orang yang dinyatakan tidak lolos terlihat kecewa dan pasrah.

Dari sekian banyak bacakades yang tidak lolos seleksi menjadi lima besar tersebut, terdapat beberapa yang merupakan calon petahana. Mereka yang diketahui tidak lolos di antaranya Yusri Irawati, bacakades petahana di Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, serta Sa’i Farid, bacakades incumbent di Desa/Kecamatan Jenggawah. Namun demikian, baik bacakades yang baru atau petahana harus legawa, karena pelaksanaan tes tulis sudah dilakukan dan hasilnya langsung diumumkan. (*)

IKLAN

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Mahrus Sholih