Kerahkan 20 orang Bersihkan Sampah JFC

KERJA KERAS: Puluhan petugas kebersihan setiap hari dikerahkan untuk membersihkan sampah JFC di sekitaran Alun-alun Jember.

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Masyarakat belum terbiasa membawa kantong khusus sampah ketika menonton sebuah perhelatan. Biasanya, limbah sisa makanan atau minuman itu dibuang begitu saja. Makanya, tiap ada acara pertunjukkan sampah terlihat berserakan. Termasuk di event Jember Fashion Carnaval (JFC).

Tapi, tahukah Anda berapa banyak petugas yang dikerahkan untuk membersihkan sampah di ajang karnaval terbesar ketiga di dunia tersebut? Ternyata jumlahnya cukup banyak. Sedikitnya, dibutuhkan 20 orang tenaga sapu jalan. Mereka berasal dari Dinas Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Pemkab Jember.

Menurut Wiro Utomo, Koordinator Kebersihan Alun-alun Jember, jika JFC berlangsung selama lima hari, setidaknya 100 orang tenaga kebersihan diturunkan untuk membersihkan kawasan Alun-alun Jember. “Ini aktivitas rutin setiap tahun ketika ada gelaran JFC. Sampah sisa makanan dan minuman banyak sekali,” ungkap Wiro.

Di hari pembukaan JFC ke-18 ini, Wiro tidak saja menerjunkan tenaga sapu jalan, pihaknya juga membawa tiga armada motor roda tiga untuk mengangkut sampah ke tempat pembuangan sampah di Jalan Wijaya Kusuma. “Begitu JFC selesai, tenaga sapu jalan langsung membersihkan seputaran Alun-alun Jember. Baru rampung dan bersih setidaknya memakan waktu tiga jam. Untung tidak ada hujan, sehingga membersihkannya mudah,” imbuhnya.

Di bagian lain, Jalal, salah seorang tenaga sapu jalan menambahkan, untuk membersihkan sampah JFC butuh kesabaran tersendiri. “Apalagi di saat grand carnival, volume sampah bisa bertambah lagi, karena penontonnya bertambah,” tandas Jalal.

Belum lagi, setiap hari selama JFC berlangsung, petugas kebersihan tersebut harus mengangkat kursi satu persatu di tenda utama untuk mencari sampah yang berserakan agar terlihat bersih kembali. (*)

IKLAN

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Mahrus Sholih