Perlu Edukasi Sejak Dini Kurangi Risiko Bencana

PORAK-PORANDA: Seperti inilah dampak bencana alam, puluhan bangunan dan gedung hancur saat Tsunami Palu yang terjadi Oktober 2018 silam.

RADARJEMBER.ID, JEMBER – Berada pada kawasan cincin api atau ring of fire, tidak dipungkiri Indonesia menjadi negara yang paling rawan bencana. Mengerti dan paham penanggulangan dan pencegahan bencana alam menjadi penting bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan.

Anggota sekolah pengurangan risiko bencana Jember, Sultan Ahmad Afandi, menjelaskan pentingnya pengetahuan tanggap bencana bagi masyarakat. Karena akhir-akhir ini sering terjadi bencana alam. “Sikap awal saat terjadi bencana tak perlu panik. Tapi harus langsung bergerak ke titik aman, “jelasnya.

Menurutnya, untuk mengurangi risiko terdampak bencana, masyarakat bisa mengawali dengan mencermati kegempaan. Misalnya ketika ada di sekitar pesisir pantai. Saat gempa berlangsung sekitar 20 detik, masyarakat diminta langsung evakuasi diri ke titik aman atau berlari ke tempat dengan ketinggian sekitar 30 mdpl. “Tidak perlu sibuk mencari jaringan HP. Tempatkan di tempat aman terlebih dahulu,” jelasnya.

Dia menambahkan, masyarakat dilarang berada atau bermukim di daerah rawan bencana. Namun jika tidak bisa, mereka perlu mengedukasi diri sendiri tentang bencana alam sejak dini. Selain itu, juga giat menggelar latihan atau simulasi penanganan bencana secara berkala. (*)

IKLAN

Reporter : Nurul Azizah

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih