Jelang Agustus, Pedagang Umbul-umbul Luar Kota Serbu Jember

RAUP UNTUNG: Jelang perayaan peringatan hari kemerdekaan, sejumlah pedagang umbul-umbul dan bendera dari luar kota mulai menyerbu Jember. Seperti Saeful dan Nugraha. Dua pedagang asal Garut itu membuka lapaknya di Jalan Moch Sroedji, Patrang.

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Momentum hari kemerdekaan Agustus mendatang, menjadi peluang bagi penjual umbul-umbul dan bendera. Tak heran bila di sepanjang jalan, saat ini keberadaan mereka mulai banyak ditemui.

Penjual pernak-pernik Agustusan ini tidak saja orang Jember, bahkan ada yang dari Garut, Jawa Barat. Seperti Saeful Hamdan. Dia tercatat sebagai warga Dusun Pasar Kulon, Desa Ciburial, Kabupaten Garut. “Saya dan delapan orang berangkat dari Garut naik kereta api ke Jember lima hari lalu. Tahun ini merupakan tahun kedua saya berjualan umbul-umbul di Jember,” ungkap Saeful.

Menurut bapak tiga orang anak ini, umbul-umbul dan bendera putih milik salah seorang pengusaha di Garut. Pengusaha tersebut memiliki 100 orang pedagang dan tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Nunu Nugraha, kawan Saeful, juga mengakui hal itu. Menurutnya, sang kakak ikut melakoni profesi sebagai penjual umbul-umbul dan baru pulang kampung tiga hari sebelum upacara detik-detik proklamasi.

“Kalau harga umbul-umbul dan bendera merah putih bervariasi. Semua bergantung ukuran. Termurah harga umbul-umbul Rp 50 ribu, bendera merah putih Rp 25 ribu. Dan back ground hias merah putih panjang 10 meter Rp 250.000,” jelas Saeful.

Baik Saeful maupun Nugraha, mendapatkan upah 25 persen dari total penjualan. Sehari jika lagi beruntung, mereka mampu menjual sampai 40 umbul-umbul dan bendera merah putih. Setiap hari keduanya mangkal di Jalan Moch Sroedji, Patrang. (*)

IKLAN

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Mahrus Sholih