Pasar Manggisan Masih Disegel

BELUM DIBUKA: Salah seorang tukang becak, terlihat mangkal di area Pasar Manggisan, Kecamatan Tanggul yang disegel kejaksaan. Hingga kini segel pasar tadisional tersebut belum dicopot.

RADARJEMBER.ID – Sejak disegel 26 Juni lalu oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, nasib Pasar Manggisan di Kecamatan Tanggul hinggi kini belum jelas. Kejari juga belum bisa memastikan kapan segel akan dibuka kembali oleh aparat Adhyaksa. Sebab, penyegelan tersebut menjadi kepentingan penyidik untuk memperdalam kasus dugaan korupsi Pasar Manggisan.

Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Jember Agus Budiarto mengatakan, penyegelan Pasar Manggisan masih terus berlangsung. Karena selain kepentingan penyidikan, sewaktu penyegelan dilakukan pasar itu juga belum bisa beroperasi karena pembangunannya memang belum tuntas. “Jadi waktu itu masih dalam kondisi kosong. Dan memang belum siap untuk kegiatan operasional pasar,” ujarnya.

Agus tak dapat memastikan, sampai kapan segel tersebut nanti dilepas oleh kejaksaan.  Sebab, kata dia, segel itu baru dibuka jika penyidik merasa sudah cukup melihat dan meneliti tempat itu. “Belum ada gambaran kapan segel itu dibuka,” imbuh dia.

Agus menambahkan, penyegelan itu  dilakukan karena agar pihaknya mengetahui fakta yang terjadi seperti apa. Hal ini untuk menguak kasus dugaan korupsi pasar tersebut yang hingga kini belum seorang pun ditetapkan sebagai tersangka. Padahal. Kejaksaan telah memeriksa lebih dari 30 orang yang menjadi saksi kasus ini.

“Kalau saksi saksi dirasa oleh penyidik sudah mencukupi. Sekarang ini masuk ke tahap mendatangkan ahli. Dan menghitung berapa total kerugian negaranya. Dan tunggu hasilnya saja,” kata Agus kepada Jawa Pos Radar Jember.

Disinggung kapan perhitungan kerugian negara itu selesai. Agus mengaku tak terburu-buru. Karena, dia beralasan, bukan kejaksaan sendiri yang menghitung. Tapi ada institusi lain yang juga membantu mengalkulasi kerugian tersebut. “Ada auditor,” tegasnya.

Sejauh ini, penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan pasar tradisional tersebut masih tak berkembang. Kejari Jember masih memusatkan perhatian ke Pasar Manggisan terlebih dahulu. “Untuk sementara masih fokus ke Manggisan saja. Kalau tersangka juga masih belum. Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut. Siapa saja yang ditetapkan tersangka,” bebernya.

IKLAN

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih