Saldo Hilang Rp 60 Juta, Komunitas Expasset Ancam Polisikan Bank Mandiri

RADARJEMBER.ID – Erornya sistem yang terjadi di Bank Mandiri juga berdampak pada nasabah yang ada di Lumajang. Salah satu rekening milik seorang leader komunitas ExpAsset terkuras sampai Rp 60 juta. Akibatnya, komunitas ini mengancam akan mengadu ke polisi jika saldo tak bisa kembali.

Andik Durasman, adalah leader di komunitas Expasset Lumajang. Komunitas yang dia kelola saat ini sudah mencapai ribuan orang. Dia terkejut saat pagi tadi melihat rekeningnya yang mau dibuat transaksi habis. Terkuras sampai Rp 60 juta. “Pagi-pagi mau transaksi kok tinggal sedikit saldo di rekening Bank Mandiri,” katanya pada Jawa Pos Radar Semeru.

Pengusaha yang puluhan tahun merantau di Malaysia inipun mengunggah status di grup medsos yang didalamnya ada seluruh anggota komunitas. Seluruh anggota komunitas ikut melacak. Diketahui ternyata benar, memang ada problem di Bank Mandiri.

Saat perjalanan menuju Sulawesi, leader Andik, sapaan akrabnya, menegaskan akan membawa masalah ini ke kepolisian. “Memang ada informasi jika pihak bank melakukan maintenance. Dan akan mengembalikan saldo. Tapi jika tidak kembali, tak ada pilihan. Senin besok saya dan teman-teman akan melaporkan hal ini ke polisi,” katanya.

Sebab, tidak sedikit anggota komunitasnya yang menjadi nasabah Bank Mandiri. Sejak tadi pagi juga saling melacak saldo di rekeningnya masing-masing. “Nanti akan dicek semua berapa total yang terkuras. Sekarang masih eror gak bisa dicek. Kita tunggu saja,” ujarnya siang ini.

Pihak bank memang mengakui adanya problem pada sistem. Salah satu manajer di Lumajang yang sempat dikonfirmasi mengakuinya. “Kami mohon maaf karena kendala ini, saat ini sedang kami perbaiki. Bapak/Ibu tidak perlu khawatir karena kami pastikan tidak ada dana Bapak/Ibu yang berkurang. Saldo dana Bapak/Ibu akan kembali normal dalam waktu yang tidak terlalu lama,” jelasnya.

Dia juga merilis keterangan dari pusat. Bahwa Mandiri akan melakukan normalisasikan saldo nasabah pasca maintenance. Dijelaskan bahwa Bank Mandiri saat ini tengah melakukan pemeliharaan/ maintenance sistem teknologi informasi untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan nasabah.

Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, dalam proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem IT tersebut, berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah. “Kami memohon maaf atas kejadian ini. Saat ini kami sedang melakukan normalisasi saldo nasabah dan kami juga memastikan bahwa dana nasabah tetap aman serta tidak hilang,” kata Rohan Hafas, Sabtu (20/7) siang.

Bank Mandiri mempersilahkan nasabah yang ingin melakukan pengecekan rekening tabungannya ke kantor cabang Bank Mandiri. Rohan meminta nasabah untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. “Kami pastikan rekening nasabah, aman,” tegas Rohan.

IKLAN

Reporter : Hafid Asnan

Fotografer : Istimewa

Editor : Hafid Asnan