Tekankan Kualitas saat Proses Grand Jury

FULL EKSPRESI: Para calon peserta JFC begitu serius saat tampil di depan dewan juri dalam Grand Jury JFC.

RADAR JEMBER.ID – Ekspresi para calon talent Jember Fashion Carnaval (JFC) begitu serius saat tampil di depan lima juri dalam Grand Jury di Edelwies Cempaka Hill Hotel, (17/7) kemarin. Selain harus konsentrasi membawa kostumnya, mereka juga harus memperhatikan langkah kakinya.

Mimik wajahnya pun harus benar-benar berekspresi saat berada di depan juri. Sebab, itu termasuk dalam penilaian. Mereka nantinya akan tampil berlenggak-lenggok di event internasional JFC, awal Agustus mendatang.

Grand Jury peserta Grand Carnival Jember Fashion Carnaval (JFC) sudah selesai. Seleksi  kostum peserta yang punya ukuran cukup besar ini digelar selama dua hari, yakni hari Selasa Rabu.

Ada empat Defile yang dipertunjukkan oleh peserta dalam satu hari. Hari Selasa yakni Defile Aztec, Mongolian, Viking, dan Hudoq. Sedangkan Rabu Defile Karen, Zulu, Polynesia, dan Minahasa.

Hari ini adalah gelaran opening dan closing untuk masing-masing Grand Jury. Mulai dari pets carnival, kids and artwear, dan grand carnival itu sendiri.

“Kami lebih menekankan kepada grand-nya. Full kostum. Memang kami gelar lebih dari sehari, karena pesertanya banyak. Apalagi datang dari luar kota dan provinsi,” ucap David Susilo, Development Program JFC.

Jumlah peserta untuk masing-masing Defile mencapai 25 hingga 30 peserta. Menurut David, kebanyakan peserta luar kota itu berangkat perorangan. Namun, ada juga yang datang berkelompok. Seperti mahasiswa Institut Seni Budaya Bandung. “Karena setiap tahun mereka ikut JFC ini. Termasuk rekan-rekan ikatan seni yang ada di Jakarta,” jelasnya.

David mengatakan, pihaknya tidak melihat antusiasme peserta, namun lebih pada kualitas dari berbagai sisi. “Jadi lebih melihat kualitasnya. Tahun ini, untuk menciptakan sebuah tren, membutuhkan pengalaman bersama. Dan tidak cukup pengalaman satu-dua tahun saja,” imbuh dosen IKIP PGRI Jember itu.

Sementara itu, Indah Wangi, salah satu peserta, mengaku sangat senang bisa menjadi calon peserta JFC. Indah datang bersama kelima orang temannya dari SMKN 1 Jember yang tergabung dalam ekskul seni teater. “Kami baru pertama kali ikut seleksi JFC, membawakan tema kostum Polynesia,” pungkasnya. (*)

IKLAN

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Bagus Supriadi