Bagi Atlet Peraih Medali di Porprov Jatim

KONI Jember Tak Sediakan Bonus

JUARA UMUM: Para atlet bridge Jember saat berlatih rutin sebelum Porprov. Cabor bridge menjadi juara umum di Porprov tahun ini.

RADAR JEMBER.ID – Peringkat Jember dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini terjun bebas di uturan ke-24 dari sebelumnya ke-15. Turunnya prestasi itu rupanya juga diikuti dengan tiadanya bonus yang disiapkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember untuk para atlet peraih medali.

Mereka terpaksa ngaplo, karena kerja keras yang dilakukan tak mendapat apresiasi. Bahkan, KONI Jember hanya menjadi perantara pendistribusian reward dari KONI Jawa Timur (Jatim). Kondisi ini seolah menambah nestapa para pejuang olahraga remaja asal Jember.

Pada Porprov ini, kontingen Jember mendapat total 18 medali. Perinciannya tujuh emas, dua perak, dan sembilan perunggu. Meski para atlet telah mendapat kucuran bonus, kemarin (17/7), namun dana bonus itu bukan dari KONI Jember ataupun Pemkab Jember. Melainkan anggaran yang disiapkan KONI Jatim. Besarannya pun tak signifikan dibanding dengan perjuangan yang dilakukan.

Atlet peraih medali emas hanya menerima Rp 2 juta. Sedangkan peraih perak Rp 1,5 juta dan atlet yang berhasil menyabet medali perunggu cuma memperoleh Rp 750 ribu.

Ketua Harian KONI Jawa Timur Muhammad Nabil membenarkan kabar mengenai anggaran dana itu. Dia mengaku, reward tersebut memang dari KONI provinsi, bukan KONI kabupaten/kota. Menurutnya, semua kabupaten/kota mendapat alokasi anggaran dari KONI Jatim. Hanya saja, jumlahnya masing-masing kabupaten/kota tidak sama. “Karena indeksnya berdasarkan jumlah atlet yang dikirimkan oleh kabupaten/kota,” tutur Nabil kepada Radarjember.id.

Menurut Nabil, semakin banyak atlet yang dikirim, semakin besar pula reward yang didapat. Dia mencontohkan, bonus untuk Surabaya dengan Jember berbeda. Sebab, Surabaya menurunkan lebih dari 800 atlet, sementara Jember hanya menerjunkan 150 atlet di 25 cabor.

Lantas, bonus dari Jember sendiri bagaimana kelanjutannya? Ketua KONI Jember Abdul Haris Afianto mengakui bahwa sampai sekarang Jember belum mencairkan dana bonus kepada para atletnya. Padahal, mereka sudah berjuang sekuat tenaga di lapangan untuk membela nama baik Jember. “Ya, memang dari Jember masih belum ada bonus. Nanti bonus dari bupati ada sendiri,” dalih pria yang kerap disapa Alvin ini.

Tiadanya bonus yang disiapkan KONI Jember menjadi pelengkap jebloknya peringkat yang diraih. Belum lagi soal persiapan yang tidak maksimal, sampai dengan tidak adanya tempat pemusatan latihan (TC) yang digelar KONI Jember. Semua faktor ini disebut berpengaruh terhadap hasil akhir. Tak hanya itu, mepetnya masa persiapan dan diserahkannya TC pada masing-masing cabor dengan dana dari cabor sendiri, juga menjadi salah satu faktor turunnya prestasi Jember di ajang Porprov kali ini. (*)

IKLAN

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Mahrus Sholih