Pilkades Serentak Tahun Ini

Empat Gelombang dalam Satu Bulan

RAPAT KOORDINASI: Kepala Dispemasdes Eko Heru Sunarso (kanan) bersama Asisten Pemerintahan M Djamil memimpin rapat koordinasi pilkades dengan OPD lain di aula Dispemasdes

RADAR JEMBER.ID – Ternyata persepsi soal pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Jember tahun ini agak beda. Serentak yang dimaksud bukan diselenggarakan dalam waktu sehari. Namun, serentak dalam rentang waktu sebulan, yakni September nanti.

Penyebabnya, jumlah desa yang melaksanakan pilkades September ini sangat banyak. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadispemasdes) Pemkab Jember Eko Heru Sunarso menyebut, ada 161 desa yang bakal menyelenggarakan pilkades serentak pada September ini.

Karena jumlahnya ratusan, maka dibagi menjadi empat gelombang pelaksanaan. “Kalau 161 pilkades dilaksanakan serentak, sangat berat. Bayangkan, berapa jumlah personel keamanan dan lain-lain,” tuturnya.

Empat gelombang ini pun dibagi berdasarkan zona wilayah. Gelombang pertama adalah pilkades desa yang ada di Jember bagian utara dan timur. Gelombang pertama ini meliputi 45 desa, dan pelaksanaannya Kamis, 5 September. “Di antaranya desa yang ada di Kecamatan Arjasa, Jelbuk, Kalisat, Sukowono, Sumberjambe, Ledokombo, dan Silo,” jelasnya, di sela-sela rapat antarorganisasi perangkat daerah (OPD) lain, di aula Dispemasdes, kemarin.

IKLAN

Gelombang kedua dilaksanakan pada Kamis, 12 September 2019. Meliputi wilayah Jember bagian selatan (Rambipuji, Balung, Puger, Gumukmas, Wuluhan, dan Ambulu). Heru memaparkan, pelaksanaan pilkades di gelombang ini akan digelar di 37 desa.

Pilkades selanjutnya akan diikuti 40 desa, digelar pada Kamis, 19 September 2019, untuk wilayah barat. Meliputi Bangsalsari, Tanggul, Sumberbaru, Semboro, Umbulsari, Kencong, dan Jombang.

Terakhir, akan digelar pada Kamis, 26 September 2019, untuk 39 desa di wilayah tengah Kabupaten Jember. Yakni untuk desa-desa yang ada di Kecamatan Pakusari, Mayang, Mumbulsari, termasuk Tempurejo, Jenggawah, Ajung, Sukorambi, dan Panti.

Tahapan persiapan untuk pelaksanaan pilkades sudah disusun. Mulai dari pembentukan panitia, sosialisasi dan pembekalan, pembukaan pendaftaran bakal calon, dan tahapan lainnya.

Dalam rapat kemarin, Asisten Pemerintahan Pemkab Jember M Djamil menjelaskan, dalam pelaksanaan pilkades kali ini, Dispemasdes hanyalah sebagai pengendali. Sebab, secara teknis pelaksana adalah panitia sendiri. “Istilahnya, Dispemasdes ibarat ex officio,” selorohnya.

Oleh karena itu, dia ingin agar pelaksanaan pilkades serentak dalam satu bulan ini berjalan dengan tertib dan lancar, sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah ditentukan.

“Pada H-7, kami berharap agar logistik sudah harus terdistribusi. Mekanisme tes tulis untuk calon yang dalam pelaksanaan pilkades diikuti lebih dari lima orang segera diatur. Dengan melibatkan antara panitia pilkades dengan pihak Dispendik dan kemenag,” tuturnya. (*)

Reporter : Hadi Sumarsono

Fotografer : Hadi Sumarsono

Editor : Mahrus Sholih