Voli Kalah Dramatis

PINGSAN: Salah satu pemain Bondowoso sampai pingsan karena kelelahan setelah berjuang melawan Kota Kediri kemarin.

BOJONEGORO RADARJEMBER.ID – Langkah tim bola voli putri Bondowoso harus terhenti di tangan tim Kota Ke diri. Setelah sempat menang tiga kali berturut-turut di babak penyisihan, Bondowoso harus mengakui keunggulan Kediri dengan skor tipis 2-3 di GOR Bojonegoro kemarin.

Memang, asa untuk merebut medali lewat voli begitu tinggi. Tak lain karena tiga kali pe nam pilan begitu meya-kinkan di penyisihan. “Karena Bondo-woso juara pool, maka kita bertemu dengan Kediri yang meru pakan runner-up di grup sebelah. Permainan Kediri Kota memang cukup bagus, meski mereka sempat kalah saat lawan Sidoarjo di penyisihan,” ujar Moch Santoso, manajer tim bola voli putri Bondowoso.

Di awal pertandingan, Bon-do woso sempat memimpin. “Sempat kocar-kacir Kediri kota. Tetapi lawan kemudian berhasil mengejar,” sambung Santoso. Hingga akhirnya di set terakhir, Kediri berhasil menang tipis.

Saking ketatnya pertandingan, tosser atau pengumpan tim Bondowoso sampai pingsan usai laga berakhir. “Tosser Suci sampai pingsan karena kelela han,” jelas purnawirawan polisi ini. Diakui Santoso, timnya me-mang terkendala minimnya materi pemain. Membuat Santoso tak berani menurunkan pe main cadangan selama pertan-dingan.

IKLAN

Pun selama ini, kunci per mainan tim inti masih bertum pu di dua pemain, yakni Lola Aprilia Wibisono dan Amydhea Nurhaeni Indah Perdana. Kedua pemain kelahiran Jember itu tampak berperan signifikan dalam daya serang dan ritme permainan Bondowoso.

“Ke-duanya memang hasil binaan kita yang cukup berperan besar dalam menyuntikkan moril kepada rekan-rekannya. Ter utama bagi Lola yang merupakan kapten tim,” ujar pria yang juga Ketua PBVSI Bondowoso ini.

Reporter : Adi Faizin

Fotografer : Istimewa

Editor : Hafid Asnan