Nasib Gugatan PHPU Tiga Parpol terhadap KPU Jember

Tunggu Hasil Pemeriksaan Pendahuluan

PENENTUAN: Dessi Anggraeni, Komisioner KPU Jember menyebut, penyandingan bukti dari gugatan parpol diperiksa

RADAR JEMBER.ID – Proses pemeriksaan pendahuluan pada berkas gugatan tiga partai politik tuntas dilakukan di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta. Nah, siang kemarin giliran KPU Jember yang harus membeber bukti hasil pemilu 17 April lalu di MK, (11/7) kemarin.

Pada babak pemeriksaan pendahuluan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang digelar ini, nasib tiga parpol yang menggugat KPU Jember akan ditentukan. Apakah gugatan Partai Demokrat (PD), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan berlanjut ke sidang MK atau berhenti di situ saja.

Kepastian pemeriksaan berkas perdana tersebut disampaikan Komisioner KPU Jember Dessi Anggraieni. Perempuan yang membidangi divisi hukum ini menyebut, pemeriksaan berkas gugatan sudah tuntas. “Untuk berkas gugatan ketiga parpol sudah selesai diperiksa,” katanya.

Untuk memastikan apakah gugatan itu akan masuk ke sidang MK, maka KPU Jember pun diminta untuk menunjukkan bukti-bukti hasil pemilu sesuai dengan materi yang digugat. “Sekarang ini agenda kita melengkapi daftar alat bukti serta tambahan kronologi jawaban terkait Jember yang digugat PHPU,” kata Dessi.

Dia menambahkan, pada pemeriksaan tersebut, pihaknya sudah menyiapkan dokumen fisik terkait alat bukti. Jadi, sebelum masuk ke pemeriksaan pendahuluan, semua dokumen telah diperiksa oleh tim lawyer KPU RI.

Data yang berhasil dikumpulkan, PD melakukan gugatan melalui DPP secara langsung. Objek sengketa yang digugat yakni terkait hasil suara di daerah pemilihan (dapil) 6 Jember. Kemudian, untuk Perindo yakni menggugat hasil pemilu yang terjadi di dapil tiga. Secara khusus, Perindo mengarahkan gugatannya di Kecamatan Sumbersari. Sedangkan untuk PPP menggugatnya secara umum, yaitu meliputi Jember dan Lumajang.

Sebelumnya sempat diberitakan, untuk menghadapi ketiga gugatan PHPU tersebut, KPU Jember membawa sejumlah bukti fisik ke Jakarta. Hal itu dilakukan untuk menghadapi pemeriksaan awal yang di jadwal sejak tanggal 9 Juli 2019 untuk seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. (*)

IKLAN

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Nur Hariri

Editor : Mahrus Sholih