Keroyok Pemilik Toko demi Minuman Keras

AKIBAT MINUMAN KERAS: Empat pemabuk digelandang ke Polsek Ambulu setelah mengeroyok seorang pemilik toko karena tak diizinkan meminta minuman keras.

RADAR JEMBER.ID – Apes benar nasib Nanang Sanusi, 59, warga Dusun Krajan, Ambulu. Tokonya berantakan dan dia harus mengalami luka-luka karena dikeroyok empat pemabuk di siang bolong. Akibatnya, Nanang harus menerima perawatan intensif di Puskesmas Ambulu, dan mengalami kerugian karena sebagian barang dagangan di toko kelontong miliknya dirusak.

Kejadian ini bermula ketika Rudi Hartono (31), Rudi Hariyanto (23), Edwin Deni (31), dan Wahyu Setiawan (31) mendatangi toko milik Nanang dalam kondisi setengah teler akibat miras, Senin siang (8/7) kemarin. Mereka langsung mengambil sejumlah minuman keras dan membawanya ke kasir. Namun, rupanya keempatnya tak membawa cukup uang, sehingga permintaan mereka tak digubris oleh penjaga toko.

Sementara itu, Nanang tengah berada di rumah yang lokasinya tepat di samping toko. Mendengar keributan di tokonya, Nanang memberanikan diri menolak permintaan tambahan miras oleh Rudi dkk. Alhasil, keempatnya emosi dan akhirnya melakukan pengeroyokan terhadap Nanang. Korban dipukul dengan tangan dan botol minuman serta diinjak-injak. Bahkan, tersangka juga merusak barang dagangan korban hingga berantakan. Setelah puas menganiaya korban, tersangka langsung pergi meninggalkan lokasi, sedangkan Nanang langsung dibawa ke Puskesmas Ambulu untuk mendapatkan perawatan.

Korban langsung melapor ke Polsek Ambulu. Dalam beberapa jam, petugas langsung meringkus keempat tersangka. Kapolsek Ambulu AKP Sugeng Piyanto menuturkan, motif pengeroyokan itu dilakukan lantaran tersangka kesal tidak diberi tambahan minuman oleh korban. “Kondisi para tersangka ini saat itu setengah mabuk. Mereka minta tambahan minuman keras, tapi uangnya kurang. Karena nggak dikasih, langsung mengeroyok korban,” terangnya.

Dalam penangkapan itu, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya pecahan botol minuman, tiga alas kaki, dan rekaman CCTV yang ada di dalam toko milik korban. Selanjutnya, empat pelaku langsung digelandang ke Polsek Ambulu untuk menjalani pemeriksaan. Setelah statusnya ditetapkan sebagai tersangka, mereka langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan. (*)

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti