Tak Sekadar Hobi, Orijingan juga Berbagi

DIABADIKAN: Orijingan foto bersama saat even tertentu di luar Kota Jember.

Kewajiban Tak Tertulis: Saling Bantu

DALAM dunia Vespa, ada hal yang patut dicontoh oleh siapa saja. Orang-orang yang tergabung ke dalam organisasi Orijingan Indonesia atau komunitas Vespa lain, seakan memiliki kewajiban yang tak tertulis. Yakni saling membantu apabila ada pecinta Vespa yang sedang kesulitan dalam perjalanan.

Rasa untuk saling bantu membantu menurut Firman, Korlap Orijingan Chapter Jember seakan tumbuh dengan sendirinya dalam hati mereka yang tergabung. Itu tak memandang komunitas lokal atau nasional. Juga tak memandang siapa orang vespa yang sedang kesusahan di jalan.

Tumbuhnya rasa humanisme antar pencinta Vespa menurutnya bisa dilihat saat ada pengendara Vesma yang sepeda motornya mogok di jalanan. Tanpa banyak pertimbangan, orang Vespa yang mengetahuinya akan langsung turun tangan membantu orang yang motornya mogok di jalan.

“Mau di kota, di hutan, atau di mana pun, kalau ada motor Vespa mogok dan pecinta motor Vespa lain mengetahui, maka saat itu akan membantu. Itu seperti kewajiban dalam dunia Vespa yang tidak tertulis,” papar Firman.

Menurutnya, apabila ada pecinta Vespa yang kemudian mengabaikan mereka yang kesulitan di jalanan, maka jiwanya belum bisa disebut pecinta Vespa. “Kalau memang pecinta Vespa pasti akan turun membantu. Itu sudah berlaku se Indonesia, bukan hanya kami yang di Jember,” ucapnya.

Sementara itu, terkait suku cadang motor Vespa yang tergolong sulit, Firman menyebut di Jember ada satu tempat yang menyediakan spare-part lengkap. Namun demikian, untuk harga yang Ori tergolong mahal. Spare-part Ori tetapi kondisinya bekas, bisa mencapai tiga kali lipat dari yang second. “Memang sulit, tetapi masih ada,” jelasnya.

Menurut Vendy Badak, pecinta Vespa yang juga anggota Orijingan, khusus untuk spare-part motor Vespa yang tidak ada di Jember, maka harus dicarikan di lokasi lain. Nah dengan adanya jual beli online, perburuan spare part bisa dilakukan di dunia maya. “Demi merawat sepeda agar tetap bagus, maka spare-part yang cukup sulit ya tetap dicari,” ungkapnya.

Demi menunjang agar kondisi motor tetap baik, mereka juga kerap berdiskusi dengan sesama pecinta motor Vespa. “Kalau beli suku cadang, biasanya juga ada yang titip teman,” pungkasnya.

IKLAN

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Dwi Siswanto, Istimewa

Editor : Hadi Sumarsono