Bidikmisi, Stimulasi Membangun Kemitraan

RADARJEMBER.ID – Memperoleh pendidikan yang layak hingga jenjang pendidikan tinggi adalah hak setiap warganegara, dan pemerintah (selain keluarga dan masyarakat) wajib memenuhi hak itu. Termasuk bagi mereka yang memiliki akses terbatas secara ekonomi atau terjerat di dalam lingkaran rantai kemiskinan. Bidikmisi adalah salah satu program pemerintah untuk membuka akses itu.

Program bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu. Program ini merupakan program unggulan Kemenristekdikti yang bertujuan untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi peserta didik miskin yang tidak mampu secara ekonomi tetapi memiliki prestasi akademik yang baik, dan untuk memutus mata rantai kemiskinan.

Partisipasi Universitas Terbuka (UT) dalam program bidikmisi ini dimulai tahun 2012, di mana pengelolaannya dilakukan oleh 39 UT-Regional yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk UT Jember. Sejak tahun 2012 hingga 2019, UT-Jember telah mengelola 316 orang mahasiswa Bidikmisi untuk berbagai prodi jenjang sarjana (S1), yaitu Sastra Inggris, Ilmu Hukum, Manajemen, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Komunikasi, Akuntansi, Ekonomi Pembangunan, Administrasi Negara, dan Agribisnis Pertanian.

IKLAN

Tahun 2019 ini, UT mendapatkan kuota bidikmisi sebanyak 750 orang yang didistribusikan kepada 24 UT-Regional. Kuota UT ini mengalami kenaikan sekitar 50 persen dibandingkan kuota 2018, dan UT-Jember memperoleh kuota sebanyak 50 orang untuk dua prodi, yaitu prodi S1 Ekonomi Pembangunan (FE) dan Sistem Informasi (FMIPA), masing-masing prodi 25 orang. Sesuai dengan ketentuan, perekrutan dan penetapan mahasiswa bidikmisi dilakukan melalui serangkaian proses sosialisasi, seleksi administrasi, verifikasi administrasi dan lapangan, wawancara, pengumuman hasil seleksi, dan pengusulan calon dan penetapan mahasiswa penerima.

Berbeda dengan perguruan tinggi lain, di UT penyediaan beasiswa Bidikmisi juga diharapkan dapat menjadi stimulan dan pemicu adanya bantuan beasiswa dari pemerintah dan/atau institusi di daerah. Oleh karena itu, sejak awal UT-Jember berkomitmen untuk menempatkan pengelolaan mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi di kabupaten/kota yang potensial untuk menyediakan kelas pendamping baik melalui beasiswa dari pemkab/pemkot, masyarakat dan/atau secara mandiri.

Stimulasi ini tampaknya cukup berhasil memotivasi pemkab/pemkot untuk memberikan beasiswa prestasi kepada mahasiswa/calon mahasiswa tidak mampu dan berprestasi, seperti dari Pemkab Banyuwangi melalui Program Banyuwangi Cerdas (PBC), Pemkab Situbondo melalui Program Situbondo Unggul, dan Pemkab Jember bagi mahasiswa asal Jember. Selain untuk UT, beasiswa tersebut juga berlaku untuk semua perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Setidaknya, hingga tahun 2019 ini, jumlah mahasiswa UT penerima beasiswa non-bidikmisi seluruhnya berjumlah 1.111 orang. Jadi total ada 1.411 mahasiswa penerima beasiswa yang dikelola oleh UT-Jember.

Pengelolaan seluruh mahasiswa penerima beasiswa tersebut terdistribusi di 5 (lima) kabupaten/kota yang menjadi wilayah kerja UPBJJ-UT Jember, yaitu kabupaten Banyuwangi, Jember, Kabupaten dan Kota Probolinggo, dan Kabupaten Situbondo. Khusus mahasiswa bidikmisi dan CSR, pengelolaannya bekerjasama dengan sejumlah pondok pesantren (ponpes), seperti Syekh Abdul Qodir Al-Jailani Kraksaan-Probolinggo, Riyadluh Sholihin, Kademangan Kota Probolinggo, Mabadi’ul Ihsan Karangdoro-Banyuwangi, dan Nurul Huda Paowan-Situbondo (baru).

Dalam perjalanan waktu, kebijakan ini telah memicu dan memacu lahirnya kerjasama kemitraan antara UT-Jember dengan sejumlah ponpes dalam pengelolaan mahasiswa, seperti Riyadlus Sholihin Kademangan-Probolinggo, Nurul Qarnain Sukowono-Jember, Al-Barokah Pujer-Bondowoso, YASINAT (Yayasan Islam Nahdlatuth Thalabah) Wuluhan Jember, Madinatul Ulum Jenggawah, Al-Atiq Purwoharjo Banyuwangi, An-Nuriyah Kaliwining, dan ponpes Al-Badri Kalisat.

Sinergi UT-Jember dan ponpes melalui program beasiswa bidikmisi dan/atau kerjasama ini diharapkan dapat mencetak mahasiswa, calon intelektual muda millennial yang mampu menekuni dan mengembangkan iptek dan imtaq secara berbarengan, sehingga mereka dapat menjadi Generasi Qurani yang mampu memadukan keimanan, keilmuan, berakhlaqul karimah, dan mampu menghadapi perubahan zaman. Semoga.

Reporter : Lintang Anis Bena Kinanti

Fotografer : Istimewa

Editor :