Pagar Makan Tanaman, Diminta Jaga Rumah Malah Curi barang

TERTUNDUK: Penyidik Polsek Sumbersari saat meminta keterangan Agus Mulyono, tersangka pencurian laptop di rumah yang dia jaga.

RARARJEMBER.ID– Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya terjatuh juga. Pepapatah inilah yang bisa menjadi gambaran polah Agus Mulyono, 37. Warga Jalan Sriwijaya, RT 001 RW 001, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, itu ditangkap Tim Serigala Polsek Sumbersari, Kamis (27/6) pagi, sekitar pukul 09.00 Wib, karena kasus pencurian. Padahal modus operandi yang dilakukan cukup rapi.

Agus diamankan petugas setelah terbukti melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) di rumah Fadjar Harry Utomo, 51, warga Jalan S Parman Gg Bhineka 97, Lingkungan Sadengan, Kebonsari, Sumbersari. Di rumah korban, pelaku menggasak laptop.

Kapolsek Sumbersari Kompol Faruq Mustafa Kamil menjelaskan, sebenarnya tersangka ini dimintai tolong oleh korban menjaga rumahnya. Tersangka juga diserahi kunci pagar dan pintu. Karena saat itu korban sedang Lebaran di Surabaya. Tersangka ibarat pagar yang makan tanaman. “Saat korban memberi kepercayaan itulah muncul niat jahat,” ujarnya

Selanjutnya, tersangka berusaha mencari kunci kamar utama korban. Dia menemukan beragam kunci di lemari musala. Kunci yang ditemukan itu satu persatu dipakai membuka kamar. Rupanya ada salah satu yang cocok. Kemudian tersangka mencari barang dan uang yang ada di dalam rumah tersebut. “Di dalam rumah, pelaku mendapatkan barang berupa dua buah laptop,” ujar Faruq.

IKLAN

Kendati masuk menggunakan kunci, tapi akal tersangka terbilang cerdik. Untuk mengelabui korban, tersangka membobol genting dan eternit rumah seoalah telah terjadi pencurian. Upaya ini untuk mengalihkan perhatian korban. “Sementara dua laptop hasil curian itu disimpan di rumah orang tuanya, di Jalan S Parman, Sukorejo, Sumbersari,” papar Kapolsek.

Kepada polisi, tersangka berdalih, barang yang dicuri tersebut mau dijual untuk digunakan membayar hutang dan keperluan pribadi. “Tapi belum sempat dijual keburu diamankan polisi,” pungkas Faruq. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih