Kuota Delegasi Porprov Disesuaikan dengan Anggaran

Hanya Bermain di 25 Cabor

MANTAPKAN LATIHAN: Atlet taekwondo Jember terus menggelar latihan rutin menjelang keikutsertaannya dalam Porprov Jatim tahun ini.

RADAR JEMBER.ID – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-6 Jawa Timur bakal digelar beberapa hari mendatang. Sebagai daerah yang mengirimkan atlet di ajang tersebut, berbagai persiapan telah dilakukan oleh KONI Jember. Salah satunya dengan menggenjot latihan para atlet yang bakal mengikuti pertandingan itu.

Hanya saja, dari 43 cabang olahraga (cabor) yang ada, Jember hanya mengikutkan atletnya di 25 cabor saja. Ini karena adanya keterbatasan anggaran yang dialokasikan Pemkab Jember, yakni sebesar Rp 1,4 miliar. Dengan jumlah anggaran itu, KONI Jember siap atau tidak siap harus mengikuti gelaran bergengsi tingkat Jawa Timur tersebut.

Terbatasnya anggaran ini berimbas pada pembatasan kuota atlet. Oleh karena itu, KONI hanya menerjunkan 150 atlet dari 25 cabor, serta 75 orang ofisial. “Beberapa cabor seperti selam, paralayang, dan menembak tidak bermain di Porprov kali ini,” tutur Oki Wijaya, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Jember.

Sesuai agenda, Porprov kali ini bakal diselenggarakan di empat kota, yakni Tuban, Gresik, Bojonegoro, dan Lamongan. Pembukaannya akan dimulai 6 Juli mendatang di Tuban.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jember Abdul Haris Afianto memaparkan, pembatasan kuota atlet tersebut karena memang disesuaikan dengan anggaran yang ada. Kendati begitu, di sisa waktu yang ada, persiapan akhir para atletnya sudah dimatangkan. Mereka sudah disiapkan untuk meraih juara di gelaran olahraga ini. “Kami memberangkatkan atlet yang sudah meraih prestasi di kejuaraan sebelumnya,” kata Alfin, sapaan dia.

Disinggung mengenai pemusatan latihan atau training center (TC), Alfin mengungkapkan, TC sudah diselenggarakan oleh masing-masing cabor. “Untuk TC sekarang ini digenjot di cabor sendiri-sendiri. Kalau dibilang mandiri, ya mereka juga bersinergi dengan KONI,” pungkasnya. (*)

IKLAN

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Mahrus Sholih