Polisi Razia Kendaraan Cegah Eksodus Warga ke MK

Mobil Mantenan Dikira Bawa Massa ke Jakarta

JANGAN SAMPAI LOLOS: Kanitlantas Polsek Silo Ipda Suparman memeriksa sejumlah penumpang bus umum dari Banyuwangi yang melewati Jember. Razia ini untuk mencegah terjadinya pengerahan massa dari daerah ke Jakarta menjelang sidang sengketa Pemilu di MK.

RADARJEMBER.ID – Pengguna kendaraan pribadi dan bus umum yang melintas di Jalan Raya Jember – Banyuwangi mendadak kaget. Perjalanan mereka dihentikan sementara oleh aparat Polres Jember. Puluhan petugas gabungan itu berdiri di tengah dan pinggir jalan, persis depan Mapolsek Silo, Rabu (26/6).

Tak sedikit pengendara yang tak memiliki SIM atau surat-suratnya kurang lengkap memilih balik kanan. Mereka menghindari razia itu, karena mengira merupakan operasi kendaraan bermotor. Padahal petugas gabungan tersebut hanya merazia kendaraan berpenumpang banyak, seperti mini bus, maupun bus. Ini untuk mencegah pergerakan massa yang akan berangkat ke jakarta menghadiri sidang di Mahkamah Konstitusi, Kamis (27/6) besok.

Razia dipimpin Kanitlantas Polsek Silo Ipda Suparman bersama puluhan anggota polsek dari 6 rayon. Selain itu, juga anggota Koramil dan Satpol PP Kecamatan Silo. Dalam razia tersebut tidak ditemukan indikasi massa yang akan berangkat ke Jakarta. Semisal mobil L 300 rombongan dari banyuwangi yang diberhentikan, ternyata akan menghadiri mantenan di wilayah Pakusari, Jember.

Suparman bersama petugas Dishub dan anggota Koramil langsung naik ke dalam bus. Di atas kendaraan umum itu, Suparman menanayakan tujuan mereka. “Rata-rata penumpang bus tersebut akan ke Lumajang dan Jember,” ujar Supraman, menyampaikan pengakuan para penumpang.

IKLAN

Sehingga dalam razia itu, polisi tidak menemukan adanya indikasi pengerahan massa yang akan berangkat ke Jakarta. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih