Bupati Minta PMI Dorong Tiap Rumah Sakit Miliki Bank Darah

Inovatif, PMI Jadi Percontohan Nasional

RADAR JEMBER.ID – Inovasi tiada henti yang dilakukan PMI Kabupaten Jember diapresiasi oleh PMI Pusat. Bahkan, setidaknya ada tiga inovasi PMI Kabupaten Jember menjadi percontohan nasional. Inovasi-inovasi itu bakal diterapkan secara nasional. Itu disampaikan oleh Ketua PMI Kabupaten Jember EA Zaenal Marzuki SH MH saat peresmian Klinik Pratama PMI di Jl. Brawijawa Jubung yang dilakukan Bupati Jember dr Faida MMR, Sabtu akhir pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Faida juga melepas tim Jumbara PMI Jember ke Magetan. Ia juga menyerahkan penghargaan kepada kecamatan yang berprestasi dalam kegiatan Ramadan Berdonor dalam Ramadan 1440 H. “Setidaknya ada tiga inovasi yang dilakukan PMI Kabupaten Jember yang dapat apresiasi dari PMI pusat dan jadi percontohan nasional. Oleh Pak Jusuf Kallah (Ketua Umum PMI Pusat, Red) akan dipakai secara nasional,” kata Zaenal Marzuki saat memberi sambutan.

Ketiga Inovasi tersebut adalah R2 Bloodjet, kemudian pembinaan KSR & PMR disertai pemberian SK Unit KSR & Unit PMR dari PMI Jember sebagai wujud pembinaan, kaderisasi, penguatan dan pengakuan yang konsisten. Serta menunjukkan bahwa KSR & PMR merupakan bagian yang tidak terpisah dari PMI dan komitmen PMI Jember dalam rangka membantu mempersiapkan kader bangsa yang memiliki kepedulian dan integritas yang baik. Sebab, penggunaan lambang PMI diatur oleh undang-undang. Ketiga, sistem manajemen keuangan satu atap dan transparansi setiap kegiatan yang dilakukan PMI.

Bupati Faida saat meresmikan Klinik Pratama PMI di bekas Pos Pelayanan Gawat Darurat (PPGD) PMI mengapresiasi tinggi inovasi yang dilakukan PMI. “Saya apresiasi yang dilakukan PMI di bawah kepemimpinan Pak Marzuki (Zaenal Marzuki, Red). Banyak inovasi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. PMI Jember tidak hanya jadi percontohan nasional, tapi mendunia, menginspirasi relawan dunia,” kata Bupati Faida.

Dia berharap, PMI terus melakukan inovasi pelayanan. Untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya meminta PMI mendorong semua rumah sakit di Jember untuk memiliki bank darah. “Ketersediaan bank darah di masing-masing rumah sakit sangat penting. Saya minta PMI mendorong rumah sakit-rumah sakit memiliki bank darah,” ungkap bupati perempuan pertama di Jember tersebut.

Bupati Faida mengapresiasi pendirian Klinik Pratama PMI. “Di Bogor (PMI, Red) punya rumah sakit PMI. Alhamdulillah, PMI Jember punya klinik PMI. Saya berharap dikelola profesional dengan manajemen bisnis. Bukan manajemen komersial,” imbuhnya.

Soal bantuan ke PMI, Bupati Faida mengaku bakal melakukan kajian lebih lanjut. ”Akan kami kaji (permohonan bantuan dari PMI, Red) Kalau masuk RPJMD dan menjunjung program pemerintah, akan kami usulkan,” ujarnya.

Tak lupa, Bupati Faida meminta agar relawan pendonor mendapatkan apresiasi dari PMI. “Saya ingin PMI dan Pemkab memberikan apresiasi kepada relawan dan sudah dirintis oleh Pemkab Jember. Ada 2 relawan pendonor yang sudah donor darah lebih dari 100 kali dapat umrah. Catatan saya lebih dari 100 pendonor yang sudah 100 kali donor darah,” ungkapnya.

Dia juga mengapresiasi sinergitas PMI dengan sejumlah pihak ketiga. Termasuk diskon 10 persen untuk pendonor menginap di hotel. “Tidak apa-apa ada pendonor yang donor darah dengan motivasi dapat potongan 10 persen untuk menginap di hotel. Bahkan, nanti akan dibuat kriteria dalam PPDB bagi PMR berprestasi agar bisa diterima sekolah lewat jalur prestasi,” ujarnya. (*)

IKLAN

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Nur Hariri

Editor : Shodiq Syarif