Digelar Desember, Diusulkan Rp 43 Juta Lewat PAK

Belasan Desa Bakal Pilkades Serentak

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Tahun ini bakal ada Pilkades serentak yang rencananya digelar 12 Desember 2019. Namun, pembentukan panitia yang tinggal sebulan tidak ditunjang oleh kepastian anggaran. Sebab, masih sebatas usulan yang bakal dibahas dalam Perubahan APBD.

Sedikitnya, ada 18 desa yang bakal diikutkan Pilkades serentak. Terinci, 11 desa yang masa aktifnya habis 2018 lalu yang kini dijabat oleh Pj Kades. Ditambah tahun ini yang dipastikan ada 7 desa yang bakal habis masa aktifnya. (Lihat grafis).

Catatan Radarjember.id, Bupati Salwa Arifin sudah membuat Surat Edaran (SE) yang diteken 15 Januari 2019 lalu. Isinya tentang pelaksanaan Pilkades serentak 2019 pada 12 Desember 2019.

Saat itu, seluruh camat diminta bupati untuk menginformasikan dan menfasilitasi pelaksanaan dengan membuat kepanitiaan. Rentan waktu pengusulan pembentukan kepanitiaan antara 5 Juli 2019 sampai 26 Juli 2019.

Namun sayang, pembentukan kepanitiaan yang tinggal sebulan lagi itu ternyata belum ada kepastian anggaran. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mengakui jika masih mengusulkan anggaran lewat Perubahan APBD.

Kabid Pemberdayaan Desa, Ahmad Yulianto, mengatakan, pihaknya sudah membahas usulan anggaran. Pembahasan itu bahkan sudah sampai dalam tim anggaran Pemkab Bondowoso. Selanjutnya tinggal dibahas di DPRD Bondowoso.

Kisaran pembahasannya dalam Tim Anggaran, setiap desa mendapat sekitar Rp 43 juta. “Pilkades serentak dibiayai APBD, dan dilaksanakan akhir tahun,” jelasnya.

Adanya pembiayaan itu kata dia sangat meringankan pihak desa. Setiap calon tak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk biaya pelaksanaan. Hanya saja, dari pembiayaan itu, panitia bisa mencari biaya tambahan untuk makan dan minum. “Seluruh camat diminta untuk mengawal pembentukan kepanitiaan, ada delapan belas Kades yang habis masa aktifnya 2019 ini dan akan ikut Pilkades serentak,” jelas Ahmad Yulianto.

Dari seluruh desa yang diikutkan, masa aktifnya berbeda-beda. Ada yang 2018 lalu telah habis dan ada yang 2019 ini baru habis. Namun berdasarkan Perbup, pelaksanaannya digelar serentak.

Pantauan Radarjember.id, bagi desa yang masa kerja Kadesnya sudah habis, langsung ditunjuk jadi Pj Kades. Di 2018, sudah ada 11 Pj Kades yang di SK Bupati. (*)

IKLAN

Reporter : Solikhul Huda

Fotografer : Solikhul Huda

Editor : Hafid Asnan