Nasib Klub Amatir Jember yang Turun Pamor

Sindo Hijrah ke Nganjuk

BIKIN KEJUTAN: Tim Samudra Indonesia Dharaka Yudha musim lalu membuat kejutan. Kesebelasan ini menyingkirkan Persid di fase grup Liga 3 Jatim, dan lolos ke babak 16 besar.

RADAR JEMBER– Satu per satu klub sepak bola di Jember berguguran. Tak hanya Jember United (JU) yang pamornya terus merosot, bahkan sudah ditawarkan dijual. Klub amatir Samudra Indonesia (Sindo) juga harus hijrah. Padahal, tahun lalu Sindo masih eksis di Liga 3 Jawa Timur yang bergabung bersama klub internal Dharaka Yudha. Gabungan dua klub bernama Sindo Dharaka Yudha itu mengarungi kompetisi amatir di Liga 3 zona Jawa Timur.

Bahkan, mereka sempat mengejutkan publik sepak bola Jember. Berlaga satu grup dengan Persid Jember, Sindo Dharaka Yudha berhasil lolos dari fase grup sebagai pemuncak klasemen, disusul PSSS Situbondo di posisi runner up. Sedangkan Persid di peringkat ketiga, dan tak lolos ke babak selanjutnya.

Meski di babak 16 besar, Sindo Dharaka Yudha tak berhasil melanjutkan langkahnya. Tim besutan pelatih Hendri Puji terjerembap di juru kunci grup.

Tahun ini, pamor klub gabungan itu kian meredup. Sindo dan Dharaka Yudha menyatakan talak. Dua klub sepak bola ini kembali berpisah. Dharaka Yudha bermain di kompetisi internal Asskab PSSI Jember. Sedangkan Sindo tak lagi di Jember.

Klub itu hijrah dan berlabuh ke Kabupaten Nganjuk. Di tempat barunya, Sindo berubah nama menjadi Nganjuk Ladang FC (Sindo) yang berlaga di Liga 3 Jawa Timur musim ini. Hal itu dibenarkan oleh Sirajuddin, pemilik klub Sindo. “Iya, sudah dipindah. Kalau kepemilikan masih di saya. Saya hanya menyuruh orang untuk mengelola,” tuturnya, saat dihubungi Radarjember.id.

Sebenarnya, Sirajuddin memiliki tiga klub di Jember. Yakni JU, Sindo, dan Pindo. Untuk Sindo dan Pindo, statusnya sudah berpindah ke kota lain. Sindo sekarang sudah menjadi Nganjuk Ladang FC (Sindo). Sedangkan Pindo berubah menjadi Pindo Putra Sunan Giri (Gresik). Dua klub asal Jember ini sama-sama berkompetisi di Liga 3.

JU nasibnya tak jauh beda. Sirajuddin mengaku, kendati statusnya masih berada di Jember, namun tak menutup kemungkinan juga bakal  dilepas ke pihak lain. “Kalau terlalu banyak klub di Jember, bisa bikin ribut saja,” ucapnya, sembari tertawa kecil. (*)

IKLAN

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Mahrus Sholih