Maling Motor Nyaru Jadi Petani

DIPERIKSA: Petugas Polsek Tempurejo sedang menyidik tersangka pencurian motor. Saat menjalankan aksinya, tersangka berpura-pura menjadi petani agar tak dicurigai warga.

RADARJEMBER.ID- Waspadalah, banyak cara dilakukan pencuri motor untuk mengelabui calon mangsanya. Seperti kasus pencurian motor di Kecamatan Tempurejo, hari ini (17/6). Saat menjalankan aksinya, pencuri menyaru menjadi petani agar tak dicurigai warga.

Peristiwa itu bermula saat korban, Samsi, warga Dusun Krajan, Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo berangkat ke sawah mengendarai motor. Sesampai di sawah yang tak jauh dari rumahnya, pria 40 tahun ini memarkir kendaraannya di pematang.

Tak lama berselang, datanglah seseorang yang menaiki sepeda sambil membawa alat semprot. Warga yang melihat, mengira lelaki yang belakangan diketahui bernama Joko Pramono itu adalah petani. Warga menduga, dia hendak berakvifitas di sawah.

Namun tak lama kemudian, pelaku yang merupakan warga Dusun Kraton Gang 8, Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo ini, mendekati motor korban yang saat itu kuncinya masih melekat. Dengan cepat dia membawa kabur motor tersebut. Sementara sepeda tersangka ditinggal di lokasi.

IKLAN

Setelah berhasil, pelaku rupanya balik arah. Jalan yang dilaluinya saat itu ditutup karena sedang ada hajatan. Nah, saat balik arah itulah korban memergoki pelaku dan langsung meneriakinya maling. Saat itu juga, warga langsung menangkap dan memukuli pelaku.

Beruntung, saat itu tersangka segera diamankan ke rumah salah seorang perangkat desa setempat. Warga juga menghubungi polisi. Begitu aparat datang dan akan membawa tersangka ke mobil, warga yang masih kesal langsung memukulinya bergantian.

Kapolsek Tempurejo AKP Suhartanto mengatakan, tersangka mengaku dirinya sudah beraksi di 3 lokasi di wilayah Tempurejo. Tersangka selalu menyasar motor butut milik petani yang biasanya parkir di persawahan. “Karena biasanya warga yang kehilangan motor butut itu enggan melapor ke polisi,” ujarnya.

Sebelum melakukan aksinya, lanjut Suhartanto, tersangka sebenarnya mengendarai sepeda motor yang kondisinya sudah sangat tidak layak. Kemudian berkeliling dan melihat ada sepeda ontel. Selanjutnya, motor butut itu dia tinggal untuk mencuri sepeda ontel itu. “Nah, saat mancal sepeda ontel itu kemudian dia melihat motor korban dan langsung membawa kabur,” pungkas Suhartanto. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih