Polisi Juga Lakukan Penyelidikan

LUMAJANG RADAR JEMBER.ID – Tidak hanya pemalsuan dan penyalahgunaan logo Pemkab Lumajang, dugaan kebocoran pada setoran jasa timbang juga direspons polisi. Kemarin, Polres Lumajang menyampaikan jika sudah mulai melakukan penyelidikan. Juga mendorong pemkab melapor polisi jika ada pelanggaran. Bahkan, disarankan agar pemkab melakukan audit internal.

Sejarahnya, dari catatan Radarjember.id, setidaknya dalam satu dekade terakhir, setiap ada temuan menyangkut PT MH, kepolisian kerap bertindak pasif. Namun, kali ini lumayan agresif. Kapolres Lumajang M Arsal Sahban mengaku, sudah melakukan penyelidikan.

Arsal menerangkan, ada temuan pelanggaran untuk segera ditindaklanjuti dengan laporan ke polisi. “Silakan dilaporkan, kami lakukan penyelidikan apakah benar ada pemalsuan atau tidak,” tulisnya melalui pesan singkat kepada Radarjember.id.

Nantinya, kalau ada unsur pidana, baru akan naik tahap penyelidikan. Arsal menegaskan bahwa pihaknya tidak boleh berpersepsi. “Semuanya ada landasan hukumnya,” tambahnya.

Dia menilai, pemkab bisa melakukan pemeriksaan awal untuk melihat kondisi secara detail. “Melihat apakah ada kebocoran atau tidaknya. Kalau perhitungan dari inspektorat ada kebocoran dana yang tidak dilaporkan, bisa laporkan ke pihak kepolisian,” lanjutnya.

Jika nanti cukup bukti, pasti akan dinaikkan ke tahap penyidikan. “Saya sangat mendukung pemberantasan korupsi. Saya terdepan untuk itu. Yang penting kami punya bukti yang cukup kuat, baru saya tindak lanjuti,” terangnya. Jadi, dia meminta bukti yang akurat untuk menindaklanjuti masalah ini. (*)

IKLAN

Reporter : Hafid Asnan

Fotografer : Hafid Asnan

Editor : Hafid Asnan