Seleksi Fisik dan Keterampilan untuk Siswa Baru Jalur Prestasi Olahraga

Masih Ada Tahap Tes Lagi

IKUT SIBUK: Demi anak, beberapa wali murid ikut mendaftarkan putranya ke SMPN 2 Jember lewat jalur prestasi. Sementara tahun ini, jalur prestasi olahraga untuk kabupaten Jember hanya ditunjuk dua sekolah saja, yakni di SMPN 1 dan SMPN 7 Jember.

RADAR JEMBER.ID – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP sudah mulai dilaksanakan, kemarin. Mengacu pada Surat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor : 850/D3/KP/2018 tanggal 28 Februari 2018, hanya dua sekolah saja yang membuka siswa baru via jalur prestasi olahraga. Yaitu SMPN 1 dan SMPN 7 Jember.

Kemarin pagi (13/6), baik SMPN 1 maupun SMPN 7 Jember sudah sama-sama didatangi calon siswa bersama orang tuanya mendaftar dengan jalur prestasi olahraga. Pantauan RadarJember.id, selain jalur prestasi olahraga, ada juga jalur prestasi dan mutasi orang tua/wali.

Seperti yang diutarakan oleh Kepala SMPN 7 Jember Saiful Bahri bahwa di sekolahnya untuk kelas olahraga dibuka satu kelas saja, dengan 32 anak. “Tahun-tahun sebelumnya ya satu kelas. Kami ada pembatasan,” tuturnya.

Sebenarnya ada empat cabor yang diutamakan di SMPN 7 Jember. Yakni, cabor bola basket, bola voli, sepak bola dan silat. “Karena keempatnya bisa kami bina langsung, kami ada fasilitas penunjangnya,” imbuhnya.

Selain itu pihaknya juga bekerja sama dengan beberapa klub, seperti bulu tangkis dan renang. “Kami juga sangat menghargai anak-anak yang membawa sertifikat seperti O2SN, OSN, atau FLS2N. Maka pantang bagi kami untuk menolaknya,” kata pria yang biasa dipanggil Saiful ini.

Di pendaftaran kemarin, calon siswa jalur olahraga terlebih dahulu melengkapi dokumen-dokumen pendukung. Baru besok Sabtu (15/6) mereka harus menjalani seleksi lagi. “Untuk kelas olahraga memang anak-anak SD belum punya spesialisasi. Kecuali yang benar-benar di klub, seperti bulu tangkis atau renang. Sabtu besok, kami data dulu tinggi badan dan berat badan harus ideal,” kata dia.

Menurut Saiful, hal itu karena anak-anak SD juga masih dalam masa-masa perkembangan. “Juga ada tes ketahanan tubuh. Ya semacam tes fisik. Nanti ada tes lari dan kecepatan. Setelah itu ada tes skill,” ungkapnya kepada Radarjember.id.

Nantinya seleksi tersebut dibagi menjadi dua tahap. Tes fisik dan keterampilan olah bola. Namun, untuk siswa yang berprestasi di cabor seperti renang atau bulu tangkis, pihak sekolah SMPN 7 Jember sudah mendapat rekomendasi dari para pelatih. Juga mengecek sertifikat dan piagamnya.

“Jadi, kalau anak yang belum pernah main basket pasti kelihatan. Seperti cara pegang bolanya, lari, dan fisiknya sudah terlihat,” lanjutnya.

Sementara itu, pemandangan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 2 tak jauh beda. Justru, di sini ibu-ibu terlihat lebih sibuk. Sejak pukul 06.30 kemarin, sudah banyak yang datang bersama anaknya, sambil membawa berkas persyaratan yang akan diserahkan kepada panitia.

Sekolah sudah menyiapkan beberapa meja untuk pendaftaran. ”Yang paling sibuk adalah ibu-ibu. Mulai dari mengisi formulir dan mencari tempat fotokopi ketika ada persyaratan yang kurang. Sementara calon siswa sendiri banyak yang memilih ngobrol dengan teman-teman SD-nya,” ujar Subarno, Kepala SMP Negeri 2 Jember.

Hari pertama PPDB jalur prestasi kemarin, sudah ada 28 calon siswa baru. ”Pendaftaran terakhir jalur prestasi adalah hari Jumat (hari ini, Red). Sedangkan PPDB sistem zonasi baru dimulai pada tanggal 17 Juni sampai 19 Juni,” ujar Subarno. (*)

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Hadi Sumarsono