Siskeudes Tekan Angka Stunting

TUMPUAN HARAPAN: Sejumlah perangkat desa tengah didampingi oleh seorang pedamping desa (PD) dalam mengoperasikan Sistem Keuangan Desa (Simkeudes).

RADAR JEMBER.ID – Permasalahan ganguan pertumbuhan pada balita atau stunting, memang belum sepenuhnya hilang di tengah-tengah masyarakat. Tidak hanya menjadi momok bagi masyarakat, namun menjadi catatan tersendiri bagi sejumlah pihak-pihak yang memiliki wewenang menanggulangi permasalahan tersebut.

Hadirnya Siskeudes diharapkan bisa menjadi jembatan transparansi keuangan desa yang diperuntukkan untuk penanggulangan stunting.

Salah satu anggota PD di Kecamatan Sumberbaru, Mohammad Faruk, menjelaskan, program kerja PD kepada masyarakat adalah menekankan pendampingan dalam administrasi desa, keuangan, dan pendampingan sosial kepada masyarakat.

Siskeudes yang mengatur sirkulasi keseluruhan anggaran desa tahun ini bisa menjadi persyaratan wajib bagi setiap desa untuk memberikan penyuluhan stunting. Menurutnya, persyaratan untuk pencairan dana desa tahap ketiga, setiap desa harus melakukan penyuluhan tentang stunting itu.

“Tahun kemarin tidak ada, saat ini menjadi prioritas nasional penanggulangan stunting ini,” katanya. Dengan sistem tersebut, penggunaan anggaran diharapkan Faruk bisa benar-benar tepat sasaran dan proporsional.

Dia juga menambahkan, rencana pendampingan tersebut akan dimulai bulan depan. Faruk mengaku, ia bertugas melakukan pendampingan di tiga desa. Yakni Desa Jambesari, Kaliglagah, dan Desa Gelang. “Kurang lebih dua bulan penyuluhan ini dilaksanakan. Prioritas kami saat ini fokus ke stunting ini dan tetap melakukan pendampingan ke desa maupun masyarakat,” imbuhnya.

Selain melakukan pendampingan, pihaknya juga akan memberikan tambahan obat, penyuluhan makanan bergizi, dan anjuran berpedoman hidup sehat. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah perangkat desa, puskesmas, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Saat ini, dia belum mengetahui secara jelas data penderita stunting yang berada di tiga desa dampingannya itu. Namun, dia berharap besar, dengan keberadaan Siskeudes itu, pengalokasian untuk menanggulangi stunting hingga menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Kita harapkan stunting ini tidak hanya diobati, tapi harus sebisa mungkin kita cegah,” tuturnya.  (*)