Sepuluh Siswa Peraih Nilai Tertinggi Dapat Apresiasi

SD Pinggiran Kuasai Nilai USBN

“Kami berharap beasiswa ini bisa membantu kebutuhan sekolah dan menjadi motivasi untuk lebih giat lagi.”Harimas MSiKepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi untuk SD baru diterapkan tahun 2019 ini. Namun, pemerataan prestasi sudah terjadi di Kota Tape. Itu terlihat dari hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD yang diumumkan kemarin. Ternyata sepuluh besar nilai USBN tertinggi dikuasai sekolah-sekolah pinggiran.

Untuk itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso memberikan apresiasi kepada para peraih nilai USBN tertinggi. Tak hanya untuk siswa SD, siswa SMP yang meraih nilai tertinggi Ujian Nasional (Unas) juga mendapatkan apresiasi serupa dari Disdikbud Bondowoso.

Sepuluh siswa yang mendapatkan nilai ujian tertinggi tingkat SD dan SMP menjadi siswa yang spesial. Mereka mendapatkan beasiswa dari Pemkab Bondowoso. Selain itu, mereka bisa memilih sekolah favorit yang dipilihnya untuk tingkat selanjutnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Harimas mengatakan, beasiswa itu diberikan untuk memotivasi pendidikan para siswa. Disdikbud membuat sistem klasifikasi dari hasil ujian tertinggi. Untuk SMP diperingkat berdasarkan peringkat tertinggi Unas, dan untuk SD diperingkat berdasarkan 10 tertinggi USBN. “Kami sudah me-rangking, berikutnya kami memanggil pihak sekolah dan siswa yang bersangkutan,” jelasnya.

Penghargaan yang diberikan Pemkab Bondowoso untuk tingkat SMP mendapatkan beasiswa Rp 1,5 juta dan untuk SD Rp 1 juta. Uang itu langsung ditransfer ke rekening dalam bentuk tabungan. “Kami berharap beasiswa ini bisa membantu kebutuhan sekolah dan menjadi motivasi untuk lebih giat lagi,” terangnya.

 Sementara itu, Marwan, Kasi Kurikulum Disdikbud Bondowoso mengatakan, selain mendapatkan bantuan beasiswa uang, siswa juga mendapatkan hal yang spesial. Mereka bisa memilih sekolah favorit yang diinginkan. Pemkab memberi jaminan senyampang itu dalam lingkup Kabupaten Bondowoso. “Yang bersangkutan mendapatkan prestasi dan bisa memilih sekolah favorit yang diinginkan,” terangnya. (*)