Pembangunan RTH yang Saat Ini Mangkrak

Dijamin Selesai Sebelum Periode Usai

TAK TERAWAT: Kondisi RTH Gajah Mada semakin memprihatinkan. Selain terkesan tak terawat, fasilitas publik ini juga tak digunakan beraktivitas oleh masyarakat.

JEMBER KOTA – Memiliki kota dengan pemandangan yang indah dan menyejukkan menjadi impian semua orang. Oleh karena itu, keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) digadang-gadang bakal menarik masyarakat sebagai tempat hiburan yang murah dan ramah lingkungan.

Namun, mimpi itu seolah buyar ketika melihat kondisi RTH Gajah Mada dan RTH Arjasa. Jika melihat kondisinya saat ini, dua taman publik tersebut tampak tak terawat. Selain beberapa huruf di papan nama ada sebagian yang hilang, rumput liar juga tumbuh menjulang. Meski begitu, masih ada RTH yang terawat dengan baik, semisal di Kecamatan Balung.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Jember Deni Wijananto mengatakan, mangkraknya pembangunan sejumlah RTH itu disebabkan oleh beberapa faktor. Namun demikian, dia tidak menyebutkan secara spesifik faktor apa yang memengaruhinya.

“Taman publik dengan fasilitas selengkap ini butuh biaya besar dan waktu yang tidak sebentar. Jadi, tidak mungkin diselesaikan dalam sekali tahap,” tuturnya. Dia mengakui, pengadaan sejumlah fasilitas RTH itu tidak sedikit dan membutuhkan biaya yang cukup besar. Pembangunannya juga akan dilanjutkan tahun ini.

Keberadaan RTH, lanjut Deni, sebenarnya berasal dari, oleh, dan untuk masyarakat. Sebab, RTH ini dibangun dengan uang rakyat yang dianggarkan melalui APBD. Dengan begitu, seluruh lapisan masyarakat bisa menikmati adanya taman kota. Harapannya, mereka bisa beraktivitas dengan nyaman.

Pembangunan taman publik itu, menurutnya, juga akan tetap dilanjutkan hingga semua fasilitas terpenuhi. Meski harus melalui banyak tahapan. “Yang pasti sebelum periode bupati berakhir, insyaallah selesai. Mohon dukungan dan doanya saja,” tuturnya.

Pihaknya juga berharap, keberadaan RTH itu benar-benar digunakan dengan baik oleh masyarakat. Deni juga mengimbau agar masyarakat turut serta membantu memelihara fasilitas publik yang ada. “RTH ini dibangun dengan uang masyarakat. Jadi jangan ada lagi vandalisme yang merusak keindahan RTH ini, ataupun tindakan perusakan fasilitas yang ada,” pungkasnya. (*)

IKLAN

Reporter : mg2

Fotografer : mg2

Editor : Mahrus Sholih