Mayat Misterius di Tengah Sawah

DITEMUKAN DISAWAH: Inilah jasad Ahmad Suril Huda, 18, yang ditemukan warga di tengah sawah, belakang Hotel Bandung Permai,

RADAR JEMBER.ID – Untung, 48, ketua RT yang tinggal di Jalan Hayam Wuruk Gg IV Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, benar-benar kaget. Saat jalan-jalan di sekitar kampungnya, dia menemukan mayat yang terbujur kaku di tengah sawah, kemarin.

”Sekitar pukul 10.00. Lokasinya di sekitar rel KA, belakang Hotel Bandung Permai, Jalan Hayam Wuruk,” jelasnya, Selasa (11/6) kemarin. Dia pun langsung memberi tahu pengguna jalan yang melintas di belakang Hotel Bandung Permai untuk berhenti.

Penemuan mayat misterius (Mr X) berjenis kelamin laki-laki langsung juga dilaporkan ke Polsek Kaliwates yang tidak jauh dari lokasi. Bahkan, kabar penemuan mayat tersebut juga terdengar warga dan pengguna jalan yang melintas di belakang Hotel BP yang menuju Roxy Mall.

Saat ditemukan, mayat laki-laki masih menggunakan pakaian lengkap bersepatu, celana hitam, dan kaus warga hitam dalam posisi telentang di tengah sawah yang ditanami padi. ”Jarak dari rel kereta api dengan lokasi mayat hanya dua meteran. Tidak jauh dari tubuh korban ditemukan tas warna hitam bertuliskan PLN,” jelas saksi ini.

Diduga kuat, korban ini terkena imbas angin saat kereta api melintas. ”Mungkin saat kejadian dia berdiri di pinggir rel. Korban seperti terpental ke sawah. Karena ada luka dan ada tulang rusuk yang patah di sebelah kanan,” kata Kompol Supadi, Kapolsek Kaliwates. Dugaan lain, korban ini frustrasi.

Kompol Supadi menjelaskan, di dalam tas korban ditemukan surat-surat untuk melamar pekerjaan. Tetapi surat lamaran yang lengkap dengan foto itu ternyata bukan milik korban. Surat lamaran yang ditemukan di dalam tas atas nama Yusfin Hidayatullah, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sukowono.

Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polsek Sukowono untuk mengecek keberadaan rumah korban. ”Ternyata surat itu bukan milik korban. Ini setelah petugas mengecek ke alamat tersebut,” jelasnya.

Polisi belum menemukan identitas korban. Karena itu, mayat korban masih tersimpan di kamar mayat RSD dr Soebandi jember. Pihaknya terus berkoordinasi dengan polsek lain untuk menginformasikan jika ada warga yang kehilangan anggota keluarga untuk segera mengecek di kamar mayat RSD dr Soabeni Jember.

Sementara itu, Slamet, 40, warga Lingkungan Krajan, Kelurahan Mangli, yang setiap harinya berjualan es, menjelaskan, korban ini sering mondar-mandir di depan ruko Roxy yang tidak ditempati. “Biasanya korban ini sering berdiri di sekitar dam kecil, belakang Hotel Bandung Permai,” ujarnya.

Sepengetahuannya, korban sering berjalan sampai ke perumahan kawasan itu. Dia berhenti dan masuk ke kantor perumahan yang tidak ditempati. Penjual es Milo ini juga pernah mendengar, korban mau cari kerja sebagai kuli bangunan.

Lamaran Hilang Dua Bulan Lalu

DITEMUKANNYA identitas di dalam tas yang warga hitam milik korban ternyata milik orang lain. Bahkan ramai pemberitaan di medsos soal penemuan mayat di tengah sawah tanpa identitas yang lengkap.

Di dalam tas hitam yang ditemukan tidak jauh dari korban, ditemukan tas berwarna hitam, yang didalamnya berisi identitas Yusfin Hidayatullah, 33 warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sukowono. Namun pria bernama Yusfin Hidayatullah, 33 itu diketahui masih hidup dan dalam kondisi sehat.

Yusfin yang pekerjaannya guru SMP swasta itu mengaku, identitas yang kini viral di medsos itu adalah surat lamaran kerja miliknya yang hilang bersama tas, di sekitaran Roxy Mall dua bulan lalu. “Kejadiannya itu sekitar sebulan atau dua bulan lalu. Saat itu yang hilang, KTP, KK, juga surat lamaran kerja milik saya,” ujar Yusfin saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya. Tapi tas berwarna hitam yang ditemukan dekat mayat, bukan miliknya.

Akibat penemuan identitas miliknya itu, Yusfin juga mengaku beberapa kali banyak yang menghubunginya. “Dari kantor desa ke rumah, banyak juga yang telpon ke saya. Saudara dan teman-teman juga. Ya saya sendiri juga kaget,” ujarnya. (*)

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Hadi Sumarsono