Jadikan Lingkungan sebagai Media Pembelajaran

KOMITMEN BERSAMA: Ingin menciptakan lingkungan yang baik, siswa selalu SMPN Kencong terlibat dalam kegiatan melalui beberapa pokja.

RADAR JEMBER.ID – Memiliki sekolah dengan lingkungan bersih nan asri menjadi kebanggaan bagi warga sekolah, baik dari siswa maupun gurunya. Mereka yakin, dengan menciptakan lingkungan sekolah yang memadai, dapat menunjang kualitas belajar dan lulusan para muridnya.

Hal itu yang tengah diperjuangkan SMPN 1 Kencong. Sekolah yang menyandang gelar sebagai sekolah Adiwiyata itu memiliki cara tersendiri dalam menarik minat belajar siswa melalui beberapa programnya.

Plt Kepala SMPN 1 Kencong Drs Rahmaji Sudarwanto mengatakan, menjadi sekolah Adiwiyata merupakan tugas sekolah saat ini untuk menciptakan lingkungan yang baik, kegiatan yang baik serta pembiasaan yang baik. “Salah satu bentuk wujud Adiwiyata itu melalui beberapa pokja. Seperti baksos dan lain-lain,” katanya. Gelar Adiwiyata tersebut diberikan langsung dari gubernur.

Hal itu juga dibenarkan oleh Ketua Tim Adiwiyata SMP 1 Kencong, Rumiati MPd. Pada 2016, sekolahnya itu hadir bersama 98 kepala sekolah SMP se-Kabupaten Jember menghadiri undangan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember.

Dalam forum tersebut, seluruh sekolah diberikan arahan untuk mengikuti program sekolah Adiwiyata. Dari sekian sekolah, SMPN 1 Kencong keluar sebagai satu-satunya perwakilan Jember yang lolos hingga lanjut ke provinsi. “Kemarin ketika Hardiknas, kita diberikan penghargaan oleh ibu bupati sebagai satu-satunya sekolah Adiwiyata yang mewakili Jember menuju level nasional,” tuturnya.

Seluruh kegiatan dalam pokja Adiwiyata itu, lanjut Rumiyati, banyak didasari oleh para siswa sendiri. “Sekolah hanya sebagai fasilitator saja, dan pendukung,” imbuh guru fisika itu.

Memiliki sekolah dengan menjadikan lingkungan sebagai media pembelajaran, tidak hanya menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihak sekolah. Rumiyati juga mengharapkan langkah sekolahnya tersebut juga bisa diikuti oleh sekolah-sekolah yang lain. Dia meyakini, kalau sekolah yang peduli kepada lingkungan, maka lingkungan tersebut akan bersih. Kebersihan tersebut menjadikan para siswanya juga sehat. “Hal itu memudahkan mereka belajar. Memiliki otak yang lancar akan memacu prestasi mudah kita raih,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihaknya tengah mengusahakan gelar Adiwiyata bisa terus disandangnya hingga level nasional. “Semula kita mengikuti tingkat kabupaten, kita lolos, dan mengikuti kembali tingkat provinsi, alhamdulillah kembali lolos. Dan mohon doa restu, kita akan mengikuti tingkat Adiwiyata nasional nanti,” harapnya.  (*)

IKLAN

Reporter : mg2

Fotografer : mg2

Editor : Hadi Sumarsono