Bupati Faida Rencanakan Lelang Jabatan Lagi

Belum Semua OPD Diisi Pejabat Definitif

MUTASI LAGI: Bupati Jember dr Faida MMR melantik 11 pejabat di Pendapa Wahyawibawagraha, sore kemarin (11/6). Salah satu pejabat yang dilantik adalah Ruslan Abdul Gani (paling kiri) menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah.

RADAR JEMBER.ID – Pelantikan sejumlah pejabat kembali digelar di Pendapa Wahyawibawagraha, sore kemarin (11/6). Setidaknya, ada 11 aparatur sipil negara (ASN) yang diambil sumpahnya. Ada yang sekadar di-rolling maupun dipromosikan. Namun, pelantikan kali ini masih ada organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum terisi oleh pejabat definitif.

Bupati Jember dr Faida MMR mengungkapkan, pelantikan dilakukan untuk mengisi beberapa jabatan yang kosong karena ada yang pensiun, untuk menambah pengalaman pegawai, serta promosi pegawai.

“Karena ada yang pensiun, seperti Pak Isman, Bapenda, sehingga harus diisi. Ada rolling, ada kesempatan bagi mereka untuk memperkaya pengalaman, melengkapkan keterampilan memimpin OPD. Sehingga yang sudah dua tahun di-rolling. Saya yakin dengan rolling ini, mereka akan lebih menghargai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) masing-masing. Lebih bersinergi dan berempati satu sama lain,” ungkapnya.

Berkaitan dengan beberapa jabatan kosong pada beberapa OPD, pihaknya sudah merencanakan akan dilakukan lelang jabatan lagi. Seperti diketahui, beberapa pimpinan OPD yang masih kosong alias dijabat pelaksana tugas yaitu pada Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Beberapa OPD yang masing kosong, dengan adanya rolling ini saya akan pertimbangkan untuk adanya open bidding (lelang jabatan). Ini nanti akan ada satu lagi pelantikan, setelah itu baru akan open bidding,” jelasnya.

Untuk menyeriusi rencananya, Faida mengaku sudah membentuk tim panitia seleksi (pansel). “Hari ini kita juga bentuk tim pansel open bidding. Kita pilih yang melibatkan Pemkab Jember kecuali support system administrasi, untuk menjamin profesionalitas pemilihan. (Kalau ada pejabat yang tersangkut kasus, Red), mau hasil open biding atau tidak, pejabat lama maupun baru, kalau tersangkut masalah, ya pasti ada konsekuensinya,” tegas Faida.

Sejumlah OPD yang masih dipimpin Plt, menurutnya, akan diselesaikan dalam waktu enam bulan ke depan. “Setialah kepada profesi dan jabatan, karena akan menentukan masa depan. Jangan setia kepada orang, tetapi setialah kepada kebenaran. Setiap ASN harus siap ditempatkan di mana pun. Bekerjalah satu dengan yang lainnya. Jangan habiskan waktu yang tidak ada kaitannya dengan tupoksi. Energi akan habis sia-sia,” lanjutnya.

Sementara itu, 11 pejabat yang dilantik kemarin, di antaranya A. Fauzi yang menjadi Camat Pakusari. Dia bergeser karena sebelumnya menjabat Camat Tanggul. Jabatan Camat tanggul kini diisi oleh Muhammad Ghozali, yang sebelumnya menjadi sekretaris Dinas Pendidikan.

Selanjutnya, Akbar Winasis yang sebelumnya menjadi Camat Wuluhan dilantik menjadi Camat Tempurejo. Slamet Sugianto, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan, dilantik menjadi Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah. Ni Ketut Ardani, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah dilantik menjadi Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga.

Kemudian, Yuliana Harimurti, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dilantik menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Dia menggantikan posisi Ruslan Abdul Gani yang juga dilantik menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah.

Empat pejabat lain yakni Indah Dwi Budi, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, dilantik menjadi Kepala Bidang BPKAD. Wahyu Setyo Handayani, Kasubag Kegiatan Keagamaan dan Salawat pada Bina Mental Sekretariat Daerah, dilantik menjadi Kabid PMKS Lansia, Fakir Miskin, dan Korban Bencana Dinas Sosial.

Eko Wahyu Septanto, Kasi Pengembangan Usaha dan Promosi Peningkatan Produk Dalam Negeri Disperindag, dilantik menjadi Kasubid Evaluasi Target Pembangunan pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah. Terakhir, Dwi Sunu Arinugroho, Kasubid Pensiun dan Pensiunan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, menjadi Kabag Umum dan Aset Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. (*)