Pernah Jadi Lurah dan Camat, Modalnya Dekat Masyarakat

Lebaran Bersama HM Soedarsono, Tokoh dan Politisi PKB

MERAKYAT DAN SEDERHANA: HM Soedarsono, caleg PKB Dapil 1 Bondowoso, melenggang ke parlemen setelah terpilih dalam pemilu 2019 ini. Selain menjadi pengurus masjid, mantan lurah dan camat tersebut juga dikenal sebagai sosok yang merakyat dan sederhana.

MALAM usai salat Isya, Radarjember.id menemui Soedarsono di rumahnya, Kelurahan Tamansari, Bondowoso. Pria yang saat ini menjadi pengurus Masjid Al Khodijah Tamansari itu menyuguhkan hidangan, kopi, dan kurma. Sejurus kemudian, Soedarsono mempersilakan Radarjember.id mencicipi hidangan tersebut.

Di malam yang mulai hening, Soedarsono menceritakan pengalamannya saat mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif. Suaranya renyah. Terkadang, dia juga menyelipkan candaan sehingga memecah suasana malam yang kian sunyi. “Selama delapan bulan lebih, saya blusukan ke masyarakat yang ada di Dapil 1, yakni Kota, Tenggarang, dan Wonosari. Saya door to door berkenalan dengan masyarakat luas secara langsung,” ujarnya, akhir-akhir ini.

Bahkan, selama mengunjungi masyarakat, Soedarsono ditemani sang istri dengan naik sepeda motor. “Saya akhirnya memahami apa-apa yang dibutuhkan warga saya,” katanya.

Soedarsono yang sebelumnya pernah menjabat Lurah Kademangan dan Camat Tegalampel, serta camat di beberapa kecamatan lainnya, mengetahui jika masyarakat membutuhkan pembangunan jalan aspal. “Karena warga yang tinggal di Desa Bendoarum, Kecamatan Wonosari, mendapati kenyataan bahwa jalan di desanya rusak parah,” katanya.

IKLAN

Beberapa ruas jalan di Wonosari dan Tenggarang juga perlu dibangun atau aspal. Dirinya pun berupaya, ketika telah dilantik menjadi legislatif nanti, permintaan masyarakat itu bakal segera diwujudkan. “Sebagai legislatif, saya akan bekerja sama dengan Dinas PUPR dan Dinas Permukiman untuk segera membangun atau mengaspal jalan-jalan yang rusak. Karena itu memang permintaan masyarakat,” katanya.

Selain itu, kata Soedarsono, warga membutuhkan jamban dan MCK (mandi, cuci, kakus). Sebab, sampai saat ini banyak warga desa yang buang hajat di sungai. “Targetnya, pembangunan jamban dan MCK agar masyarakat tidak buang hajat ke sungai,” katanya.

Ke depan, Soedarsono akan lebih banyak turun ke masyarakat untuk menampung aspirasi mereka. Sebab, dengan bertemu langsung dengan masyarakat, Soerdarsono meyakini akan lebih tahu permintaan masyarakat. Bahkan, dirinya akan mendukung pemberdayaan masyarakat di desa. “Seperti mendorong usaha pelaku UMKM dengan memberi rombong untuk berjualan dan lainnya,” katanya.

Soedarsono mengatakan, dirinya lolos sebagai anggota legislatif dari PKB dengan mengumpulkan 2.882 suara. “Dari sembilan anggota legislatif yang lolos di Dapil 1, saya merupakan urutan ke-8,” katanya. Soedarsono bersyukur, periode ini kursi PKB mengalami kenaikan, yakni 14 kursi. (*)

Reporter : Gugah Eko Saputro

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih