Raup Untung di Hari Lebaran

LARIS MANIS: Pedagang penganan ini mengaku senang saat dagangannya diserbu pembeli. Meski dia harus meluangkan waktunya di hari Lebaran.

RADARJEMBER.ID– Bagi pedagang kaki lima (PKL), hari Lebaran adalah kesempatan untuk mencari keuntungan. Tak heran bila di hari kedua Lebaran mereka tetap berjualan. Apalagi diakui oleh beberapa pedagang yang mangkal di depan taman Sukorejo, di tempat tersebut banyak masyarakat yang datang sembari momong anak.

Wahyudi, salah seorang pedagang mengatakan, pada Idul Fitri tahun ini, dirinya absen berjualan di hari pertama lebaran. Selanjutnya, warga yang beralamatkan di Dusun Sumberketangi, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari tersebut kembali membuka lapaknya.

“Pinginnya hari ini juga libur tidak berjualan. Tapi kok saya lihat taman kota ini tetap ramai meskipun Lebaran. Jadi ya sayang sekali kalau dilewatkan begitu saja,” kata Wahyudi.

Penjual makanan ringan, berbahan jamur dan telur digoreng memakai cetakan kue itu, ternyata mampu meraup keuntungan. Karena di saat orang lain disibukkan aktivitas unjung-unjung ke rumah sanak famili mereka, Wahyudi justru memanfaatkan momen itu untuk berdagang.

Dalam waktu beberapa menit saja, pelanggan Wahyudi sudah terlihat mengantre. Ini membuat pria asal Kecamatan Sumbersari itu terlihat kewalahan melayani pembeli. Maklum, Wahyudi berjualan penganan tersebut seorang diri tanpa ditemani oleh anak dan istrinya.

“Pembelinya banyak sekali, mereka beli jualan saya untuk teman ngobrol di taman kota. Ada yang beli banyak, namun juga ada yang beli sedikit. Semua saya layani karena mereka adalah pelanggan,” ungkapnya.

Saat ditanya berapa keuntungan yang didapat setiap hari, Wahyudi enggan berkomentar. Kata dia, yang jelas cukup untuk keperluan sehari-hari dan di saat lebaran seperti sekarang ini keuntungannya juga bertambah.

Sementara itu Amanda, warga Jl.Sriwijaya, salah seorang pelanggan Wahyudi, mengaku kerap membeli makanan kecil tersebut. “Karena selain murah meriah, rasanya juga enak,” akunya. (*)

IKLAN

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Mahrus Sholih