Layani Pemudik, Polisi Buka Bengkel Tambal Ban Keliling

OPERASI BAN BOCOR: Petugas tambal ban keliling yang disiapkan oleh Satlantas Polres Jember sedang menambal ban motor milik pemudik yang melintas di jalur utama Jember-Lumajang.

RADARJEMBER.ID – Kenyamanan pemudik menjadi prioritas bagi Satlantas Polres Jember. Tak hanya mengatur arus demi kelancaran lalulintas, aparat kepolisian juga membuka bengkel tambal ban, khususnya bagi pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua.

Kegiatan untuk mengantisipasi ban bocor tersebut diwujudkan dalam bentuk patroli ban bocor. Sebab, biasanya H-2 atau H-1 Lebaran sudah tidak ada bengkel tambal ban yang buka.

“Patroli antisipasi bocor ini dilaksanakan di kawasan Pos Yan Terpadu Kecamatan Tanggul yang bertujuan untuk memberikan pelayanan jika adanya ban bocor, terutama pemudik yang hendak melaksanakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman,” ujar Ipda Agus Kurniawan, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Jember.

Agus tak sendirian. Dia ditemani anggota dengan melakukan patroli keliling di wilayah Sumberbaru, Tanggul hingga perbatasan Lumajang. Patroli antsipasi ban bocor dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2019 ini di lakukan beberapa jam sekali utamanya di jalan utama yang jauh dari perumahan warga.

“Saya membawa tukang tembel ban dan diajak patroli menyusuri jalan utama yang banyak dilewati pemudik yang menggunakan motor,” ujarnya.

Kehadiran patroli antisipasi bancor (ban bocor) ini benar-benar menjadi solusi bagi pemudik yang kendaraannya mengalami kendala di jalan raya. Seperti yang dialami Wiwik, 44, warga Kenjeran, Surabaya. Perempuan itu mudik bersama anaknya ke Banyuwangi.

Sesampainya di KM 50 di wilayah Sumberbaru, tiba-tiba ban belakang sepeda motor Honda Beat L 5887 FX yang dikendarainya bocor. Padahal mereka sudah berusaha mencari tukang ban, tapi tidak ada bengkel yang buka. Bahkan, Wiwik bersama putrinya, Maulina, 21, harus berjalan dan mendorong kendaraan mereka sembari membawa barang yang dibawa mudik ke banyuwangi.

Beruntung, sebelum mendapat bengkel tambal ban, kendaraan patroli bancor melintas dan segera memberi bantuan pelayanan. “Akibat bantuan itu, Ibu Wiwik bersama keluarganya dapat meneruskan perjalanan ke Banyuwangi,” ujarnya.

Hal serupa juga dialami Hendro. Pria 35 tahun ini berangkat dari rumahnya di Desa Wonorejo, Pasuruan, dengan tujuan Mangli, Kaliwates, Jember. Namun sesampainya di KM 25 Tanggul, sepeda motor Yamaha P 5828 TC miliknya tiba-tiba bocor.

Hendro, terpaksa berjalan kaki bersama istri dan anaknya untuk mendapatkan tukang tambal ban terdekat. Dia kemudian dibantu kendaraan patroli bancor milik Satlantas Polres Jember.

Dalam seharin ini, kata Agus, ada dua pemudik yang mengendarai sepeda motor yang mengalami ban bocor. Sehingga, kendaraan patroli antisipasi bancor dirasa cukup membantu para pemudik yang sedang mengalami ban bocor. (*)

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih