Berebut Masuk Perguruan Tinggi Negeri

TELAT DATANG: Calon mahasiswa IAIN Jember mengikuti ujian dari jalur UM PTKIN. Peserta yang telat tetap bisa ikut ujian.

RADARJEMBER.ID – Calon mahasiswa yang hendak melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri, namun tidak berhasil dari jalur SMPTN dan SBMPTN tak perlu menyerah. Sebab, masih ada satu peluang yang bisa dicoba. Yakni  melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Besuki Raya (SBMPTBR).

Calon mahasiswa Universitas Jember bisa memanfaatkan peluang di SBMPTBR. Pertama melalui jalur Penelusuran  Minat dan Kemampuan-Diploma (PMDK-Diploma). “Ini  jalur bagi peserta yang ingin kuliah di pendidikan vokasi di Kampus Tegalboto berdasarkan nilai rapor alias tanpa tes,” kata Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember.

Kedua, kata dia, melalui jalur reguler SBMPTBR yang meliputi jenjang sarjana dan diploma. Namun , seleksinya menggunakan tes. Jalur SBMPTBR ini menggandeng perguruan tinggi swasta (PTS) dalam proses pendaftarannya. Untuk itu, peserta  bisa memilih Universitas Jember dan PTS yang tersebar dari Probolinggo hingga Banyuwangi.

Agung mengatakan seleksi SBMPTBR jalur reguler memakai sistem UTBK yang dilaksanakan di Kampus Tegalboto. Yakni dibuka pada 14 Juni hingga 11 Juli 2019 mendatang. Sedangkan pendaftaran PMDK-Diploma dibuka hingga 14 Juni 2019.
Untuk jalur SBMPTN sendiri, lanjut Agung, ada  22.640 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang mengikuti ujian. Ujian tersebut ditempuh selama sepuluh hari, sejak  medio April hingga Mei 2019. “Sebenarnya ada 25.560 peserta, namun 2.920 peserta tidak hadir,” ungkapnya.

Setelah selesai mengikuti UTBK, tahapan selanjutnya bagi peserta adalah  pendaftaran untuk memilih program studi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang diinginkan. Masa pendaftaran SBMPTN  mulai tanggal 10 hingga 24 Juni 2019. “Hasil seleksi SBMPTN akan diumumkan pada 9 Juli 2019,” tuturnya.

Tak hanya di Unej, kampus IAIN Jember juga semakin diminati oleh masyarakat  yang hendak belajar di sana. Jumlahnya pendaftar terus meningkat setiap tahunnya. “Tahun ini kita akan menerima 4.500 mahasiswa,” tambah rektor IAIN Jember Babun Suharto.
Menurut dia, untuk masuk di kampus IAIN Jember, ada tiga jalur yang bisa ditempuh.

Pertama SPAN PTKIN, UM PTKIN dan jalur mandiri. Pendaftar dari jalur SPAN PTKIN 2019 mencapai 12 ribu. Sedangkan jalur UM PTKIN mencapai 7.501 peserta. “Untuk jalur mandiri masih tersisa sekitar 785 kursi,” pungkasnya.