Sepuluh Saudara Almarhum Sepakat untuk Operasional JFC

Santunan Dynand Fariz Cair Rp 486 Juta

SUDAH JADI HAK: Bupati Jember Faida memberikan santunan JHT, JKM, dan JP dari BPJS Ketenagakerjaan kepada Suyanto, yang mewakili keluarga almarhum Dynand Fariz.

RADAR JEMBER.ID – Santunan kepada Presiden Jember Fashion Carnival (JFC), almarhum Dynand Fariz, dicairkan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Jember. Total yang dicairkan yaitu sebesar Rp 486.972.506. Dana dari BPJS Ketenagakerjaan itu secara simbolis diserahkan Bupati Jember dr Faida MMR kepada keluarga almarhum di Pendapa Wahya Wibawagraha, kemarin.

Kepala BPJS Jember Dwi Endah Aprilistyani mengungkapkan, almarhum Dynand Faris menjadi salah satu warga negara yang aktif mengikuti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan, bukan hanya satu jaminan saja, akan tetapi beberapa program jaminan juga diikutinya. “Almarhum ini ikutnya sudah cukup lama, sehingga total dana yang dicairkan sebesar itu,” ungkapnya.

Uang santunan sebesar Rp 486 juta lebih, menurut Dwi Endah, merupakan hak almarhum yang diserahkan kepada keluarganya. Perinciannya, Dynand Fariz semasa hidupnya mengikuti program Jaminan Hari Tua, Jaminan Kematian, dan Jaminan Pensiun (JHT, JKM, dan JP). Setelah seluruhnya dijumlahkan, almarhum mendapat santunan tersebut.

“Jumlah dana sebesar itu berasal dari JHT, JKP, dan JP. Secara simbolis dana tersebut diserahkan BPJS Ketenagakerjaan diwakili ibu bupati kepada keluarga almarhum. Kemudian, untuk dananya juga sudah ditransfer ke nomor rekening almarhum yang didaftarkan,” papar Dwi Endah kepada wartawan Radarjember.id.

Bupati Jember Faida menyampaikan, cairnya dana jaminan almarhum tersebut menjadi bukti pentingnya keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada semua perusahaan atau pun perorangan agar ikut jaminan BPJS Ketenagakerjaan. Semoga itu bermanfaat bagi keluarga,” ucap Faida.

Sementara itu, Suyanto, salah satu keluarga yang mewakili almarhum Dynand Faris mengungkapkan, dengan adanya dana santunan yang telah cair tersebut, tentunya keluarga merasa senang dan terbantu. “Tentu keluarga senang. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Suyanto sekaligus CEO JFC Jember tersebut.

Dikatakannya, keluarga almarhum Dynand Fariz sudah bermusyawarah dan mufakat untuk menggunakan dana santunan Rp 486 juta tersebut untuk kelangsungan dan kelestarian JFC. “JFC sendiri, sebagian tidak lepas dari dan didanai Mas Dynand Fariz. Sehingga kemudian sepuluh bersaudara sepakat agar dana dari ini digunakan untuk biaya operasional JFC,” tegasnya.

Sementara itu, di pendapa bupati tersebut juga dilakukan dialog untuk agenda kegiatan JFC tahun 2019. Menurut Suyanto, JFC harus diteruskan sebagai bagian dari budaya yang telah mendunia untuk generasi penerus di Jember dan Indonesia.

“Kita punya program, bagaimana event ini bisa berkelanjutan, untuk anak, cucu, cicit, dan seterusnya. Program 2019 ini sudah dipersiapkan semua oleh Mas Dynand Fariz, sehingga kita tinggal melanjutkannya. JFC. Setiap event selesai sudah biasa langsung dievaluasi serta direncanakan untuk tahun berikutnya,” papar Suyanto.

Menurutnya, event JFC sudah menjadi event internasional, sehingga pengalihan kepemimpinan itu benar-benar dilakukan secara matang. “Sosok beliau adalah sosok multitalent. Maka sekarang ditanggung secara bersama yaitu kolektif kolegial. Cuma peran beliau yang selama ini sangat dominan, akhirnya dibagi pada masing-masing direktur,” ungkapnya.

Maju dan berkembangnya JFC pun menurutnya tak lepas dari dukungan semua pihak. Untuk itu, berlangsungnya JFC ke depan juga bergantung pada dukungan semua pihak. “Bupati sangat mendukung. Bahkan memiliki pemikiran yang sama bagaimana ke depan JFC ini harus terus dilestarikan. Mau siapa pun kepala dinas pariwisatanya, siapa pun bupatinya, bubenurnya, dan presidennya, JFC menurut beliau harus tetap ada. Bahkan nanti akan dibuatkan peraturan daerahnya,” pungkas Suyanto. (*)

IKLAN

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Nur Hariri

Editor : Hadi Sumarsono