Berebut 2.775 Kursi Kampus IAIN

IKUT UJIAN: Calon mahasiswa ikut ujian masuk kampus melalui UM PTKIN di IAIN Jember

RADAR JEMBER.ID – Ribuan calon mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember memperebutkan 2.775  kursi kuliah. Mereka mengikuti ujian dari jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keislaman Negeri (UM PTKIN). Total pendaftar dari jalur ini mencapai 7.501 peserta.

Para calon mahasiswa itu terlihat mengantre di kampus IAIN Jember. Ada yang bingung dengan ruang ujian karena tidak sempat meninjau sehari sebelumnya. Namun, mereka tetap bisa mengikuti ujian meskipun terlambat.

Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto mengatakan, minat mahasiswa untuk melanjutkan studi di kampus ini terus meningkat. Bila pendaftar jalur UM PTKIN mencapai 7.501 peserta, jalur SPAN PTKIN 2019 mencapai 12 ribu.

“Dari jalur SPAN PTKIN yang diterima sebanyak 1.615 peserta,” katanya. Sedangkan dari jalur UM PTKIN sebanyak 2.775. Kekurangannya akan diambil dari jalur mandiri, sekitar 785.

IKLAN

Diakuinya, tak semua calon mahasiswa yang lulus dari jalur SPAN PTKIN melakukan daftar ulang. Dari 1.615 peserta tersebut, yang daftar ulang hanya 940. “Untuk UM PTKIN akan lebih banyak yang daftar ulang, karena mereka harus bayar untuk daftar,” jelasnya.

Tahun ini, IAIN Jember akan menerima 4.500 mahasiswa. Sebab, peminatnya cukup tinggi. Tahun lalu, yang diterima sekitar 3.500 mahasiswa. “Tahun 2018 pendaftar SPAN PTKIN 8 ribu peserta, sekarang naik 12 ribu peserta,” akunya.

“Kepercayaan masyarakat terus meningkat setiap tahunnya,” imbuh  Babun. Menurut dia, hal itu karena semakin bertambahnya program studi di IAIN Jember. Terutama prodi umum semakin meningkatkan minat  masyarakat. Seperti Prodi Biologi, Matematika, hingga Psikologi dan Ekonomi. Hal itu menjadi daya tarik baru bagi masyarakat untuk kuliah di kampus Islam Nusantara tersebut. Pendaftarnya tak hanya warga Jawa Timur, namun dari berbagai daerah, seperti Sulewasi, Kalimantan, hingga Sumatra, bahkan Papua.

Dua jalur masuk kampus PTKIN itu diatur oleh Kemenag RI. Sedangkan jalur mandiri diserahkan pada masing-masing kampus Kuota yang diberikan dari jalur SPAN PTKIN sebanyak minimal 20 persen. Sedangkan UM PTKIN Minimal 40 persen, 30 persen maksimal di jalur mandiri. (*)

Reporter : Bagus Supriadi

Fotografer : Bagus Supriadi

Editor : Hadi Sumarsono